Jakarta, Harian Umum- Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta mengucurkan penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp99 miliar kepada PD Pasar Jaya untuk mengembangkan proyek JakGosir yang diorientasikan untuk menstabilkan harga pangan.
"Kita kabulkan pengajuan PMD PD Pasar Jaya karena BUMD ini punya dua pilot porject yang perlu didukung. PMD yang diusulkan sebesar Rp166 miliar," jelas anggota Banggar DPRD DKI, Muallif ZA kepada wartawan di gedung Dewan, Jakarta Pusat, kemarin.
Politisi PKB ini menambahkan, kedua proyek dimaksud adalah JakGrosir dan Toko Buku Tematik.
JakGrosir merupakan pusat grosir yang melayani pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, sehingga di tempat ini mereka dapat membeli sejumlah bahan kebutuhan sehari-hari, seperti beras, daging, susu, telur, daging sapi, daging ayam dan ikan segar dengan harga jauh di bawah pasaran.
Daging sapi dijual dengan harga Rp30.000/kg, sedang daging ayam Rp17.000/kg.
"JakGrosir bisa menjual murah karena apa yang mereka perdagangkan dipasok oleh PD Dharma Jaya dan Food Station Tjipinang. PD Dharma Jaya juga mendapat PMD sebesar Rp79,4 miliar agar pasokan ke JakGrosir tidak terganggu," katanya.
Sementara Toko Buku Tematik, jelas Muallif, merupakan proyek PD Pasar Jaya yang bertujuan untuk mempermudah sekolah-sekolah yang mendapat Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk mendapatkan buku-buku yang dibutuhkan.
"Di Toko Buku Tematik ini juga disediakan ruang untuk berdiskusi dan belajar," imbuhnya.
Manajer Umum PD Pasar Jaya, Muhammad Fahri, mengatakan, dari Rp166 miliar PMD yang digelontorkan DPRD, yang untuk JakGrosir sekitar Rp99 miliar.
"Dana ini akan digunakan untuk membangun JakGrosir di Jakarta Barat, Pusat, Selatan, Utara dan Kepulauan Seribu, karena saat ini sudah satu yang kita bangun, yakni di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur," katanya kepada harianumum.com di Gedung Dewan, Rabu (19/9/2018)
JakGrosir di Pasar Induk Kramat Jati dibangun di atas lahan seluas 3.800 m2 dan diresmikan pada 8 September 2017. Untuk menguatkan proyek ini dalam menstabilkan harga pangan, PD Pasar Jaya juga akan membangun Mini DC (Mini Distribution Centre) di setiap wilayah.
Meski demikian Fahri mengatakan, yang berbelanja di JakGrosir tak hanya pemegang KJP, namun juga pedagang yang telah memiliki kartu JakGrosir.
"Bahan pangan yanh dapat dibeli para pedagang adalah bahan pangan yang dipasok pengusaha besar, bukan yang dari Dharma Jaya dan Food Station," katanya.
Ia yakin jika JakGrosir dan Mini DC telah terbangun di semua wilayah, saat momen Ramadhan dan Lebaran pun harga pangan dapat dikendalikan agar tetap stabil.
"Kita tergetkan tahun depan JakGrosir telah terbangun di semua wilayah," pungkasnya. (rhm)







