JAKARTA, HARIAN UMUM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) DKI Jakarta nondefinitif Syarif mengatakan apabila Fraksi PDI-P dan Fraksi Demokrat tak kunjung mengirimkan nama pimpinan, peluang bagi 3 pimpinan DPRD DKI Jakarta yang telah diserahkan namanya untuk dilantik dan disumpah jabatan lebih dulu.
"Pengambilan sumpahnya misalnya belakangan, yang 3 itu disumpah lalu kan pimpinan bersifat kolektif kolegial. Jadi tergantung kita sendiri," kata Syarif di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (12/9/2019).
Tiga pimpinan yang sudah dipilih fraksinya yaitu Mohammad Taufik dari Fraksi Gerindra, Abdurrahman Suhaimi dari Fraksi PKS dan Zita Anjani yang merupakan wakil ketua dari Fraksi PAN.
Menurut Syarif, apabila penetapan dilakukan namun nama pimpinan belum lengkap, resikonya paripurna penetapan akan dilakukan dua kali. Atau nama pimpinan sampai lengkap dahulu. "3 dulu diambil sumpah PAN, PKS dan Gerindra, ya bisa bisa. Atau nunggu sampai genap 5 orang itu. Pimpinan sementara kan masih ada. Terus sampai mencicil yang dua itu," lanjut Syarif.
Syarif menambahkan, agar penetapan pimpinan definitif DPRD DKI tidak tertunda, DPRD DKI Jakarta, kembali menyurati Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P dan Demokrat.
"Kita akan kirim surat, mungkin dikirim besok ke pimpinan wilayah. Karena hinga kini, pimpinan defintifnya belum klop dua partai tadi," tandas Syarif. (Zat)







