JIKA akhirnya MK loloskan Gibran yang usianya di bawah 40 tahun dapat di-Capres/Cawapres, itu artinya putusan MK tak dapat dielakkan memang berbau nepotisme.
------------------------------
Oleh: Muslim Arbi
Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indoensia Bersatu.
Jika Mahkamah Konsitusi (MK) yang di pimpin oleh Adik Ipar Presiden Joko Widodo, Anwar Usman, mengabulkan gugatan Usia Capres/Cawapres di bawah 40 tahunz maka Jokowi dapat dianggap sebagai Musuh Reformasi.
Salah satu pesan Reformasi 1998 adalah Basmi KKN.
Jika hari ini Jokowi menjabat sebagai presiden, adik iparnya ketua MK, dan sedang tangani gugatan anaknya Jokowi, Gibran, keponakannya Anwar Usman, adalah bentuk pengkhiatan terhadap Reformasi 1998.
Karena KKN semakin subuh dan ganas di era Jokowi.
Saat Jokowi menjabat presiden, puteranya Gibran sebagai walikota Solo, mantunya Bobby Nasution sebagai walikota Medan dan putera bungsunya Kaesang sebagai ketua PSI.
Jika akhirnya MK loloskan Gibran yang usianya di bawah 40 tahun dapat di-Capres/Cawapres, itu artinya MK memang tak dapat elakkan keputusan itu berbau nepotisme.
Nepotisme yang ditentang oleh Kekuatan Mahasiswa dan Rakyat di Tahun 1998, hari ini telah muncul sebagai kekuatan yang mendominasi perpolitikan.
Bahkan akibatbkekuatan KKN yang sedang Jokowi praktekkan saat ini, kasus dugaan laporan gratifikasi yang dilaporkan oleh salah satu aktivis Reformasi, Dr Ubedilah Badrun tak digubris KPK.
Karena saat ini KPK di bawah kendali Istana: Jokowi, setelah ada revisi UU KPK.
MK dan KPK ada karena Reformasi 1998, tapi saat ini MK dan KPK seolah telah mengabdi pada kepentingan Istana.
Jadi, harapan Reformasi 1998 adanya perubahan substansial terhadap kehidupan berbangsa dan negara dari KKN, malah saat ini KKN di era Jokowi makin subur dan tidak malu-malu lagi.
Itu artinya, Jokowi yang tidak ada andilnya di saat Reformasi dan kini jabat presiden, menjadi MUSUH BESAR REFORMASI karena telah menghidupkan kembali KKN yang adalah musuh Reformasi yang sangat dibenci mahasiswa dan rakyat.
Ya, sikap keras Jokowi bela kepentingan keluarga dan kroninya dengan menghidupkan kembali KKN secara nyata. Sejatinya JOKOWI: MUSUH REFORMASI.
Mojokerto 11 Oktober 2023





