Jakarta, Harian Umum - Empat orang yang masih dalam satu keluarga, Sabtu (9/3/2023) sore melompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara,
Keempat korban yang berinisial EA (50), AIL, JWA (13), dan JL (15) itu diduga bunuh diri.
Kapolsek Penjaringan Kompol Agus Ady Wijaya, Minggu (10/3/2024), mengatakan, tak ada saksi di rooftop apartemen saat para korban melompat.
"Dari CCTV terlihat (mereka) jatuh bersamaan," katanya.
Berdasarkan CCTV itu juga diketahui kalau para korban datang dan naik lift bersamaan. Salah satu korban sempat menciumi korban lainnya, dan di antara mereka ada yang mengumpulkan ponsel para korban yang lain, serta memasukkannya ke dalam satu tas.
Ponsel-ponsel itu kini dalam keadaan rusak.
"Sedang dalam proses di Labfor," imbuh Agus..
Sementara itu, ketika ditemui wartawan, tetangga para korban mengaku tak menduga kalau para korban akan melakukan perbuatan nekat seperti itu.
Salah satu dari tetangga itu mengatakan, dalam beberapa hari belakangan korban kerap meminjam uang, dan pernah juga terlihat ada orang yang datang menagih utang dengan cara yang kasar.
“Terakhir-terakhir ini juga sering pinjam, tapi kemampuan terbatas, pinjam dicuekin, kalau ada uang ya dikasih, tapi (saya lihat) terdesak sekali,” kata tetangga yang enggan disebutkan namanya.
Tetangga ini juga mengatakan kalau keluarga yang bunuh diri itu telah lama tidak tinggal di apartemen, karena pindah ke Solo.
“Terus dia pernah curhat sama istri saya (kalau) dia tidak bisa pinjam online lagi. Jad, saya menduga ada pinjam online juga, mungkin ya,” ujarnya.
Saat para korban jatuh setelah melompat dari lantai 22,
Sebelumnya, sekuriti apartemen bernama Dedy mengaku mendengar suara benturan yang sangat keras, dan ketika dia mengecekn ke sumber suara, dia melihat empat orang telah menggeletak di pelataran parkir.
Kesaksian Dedy itu disampaikan. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arief Setyawan dalam keterangannya, Sabtu (9/3/2024).
"Ketika Saksi sedang berjaga di depan lobby, (dia) mendengar suara benturan yang keras. Ketika menoleh, ternyata terdapat 4 mayat yang sudah tergeletak di pelataran parkir dalam posisi Telentang," katanya.
Dedy melaporkan kejadian tersebut ke Polsubsektor Teluk Intan, dan laporan diteruskan ke Polsek Penjaringan serta Polres Jakarta Utara..
Keempat jenazah korban kemudian dibawa ke RSCM untuk divisum.
Polisi masih mengusut motif bunuh diri satu keluarga ini. (man)






