Jakarta, Harian Umum - Presiden Prabowo Subianto kembali mengumbar pernyataan yang berpotensi membuat dirinya dikritik dan bahkan dibully netizen seperti ketika dia berteriak: "Hidup Jokowi!" di acara HUT Gerindra tanggal 15 Februari 2025.
Pasalnya, saat memberikan sambutan di sela-sela santap malam retreat kepala daerah di Rumah Makan Husein Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (27/2/2025) malam, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) karena dalam 20 tahu menjaga negara dan berhasil menghindari perpecahan antar anak bangsa.
Dua orang yang disebut Prabowo itu hadir di Akmil Magelang untuk mengikuti Upacara Parade Senja.
“Terkhususnya, saya mau mengucapkan terima kasih Pak SBY, Pak Jokowi. 20 tahun bapak telah mengendalikan bangsa dan negara, menjaga negara, menghindari perpecahan, menjaga bangsa dan negara, menghindari diganggu oleh bangsa lain," kata Prabowo seperti dikutip dari akun YouTube Kompas Jumat (28/2/2025).
Mantan Danjen Kopassus itu mengatakan, bangsa Indonesia patut bersyukur dan bangga atas kerja keras dan pengabdian SBY dan Jokowi selama 20 tahun.
"Kalau lihat dunia sekarang, kita bersyukur punya pemimpin-pemimpin yang baik, yang menjaga bangsa dan negara ini. Oleh karena itu, saya merasa sangat bangga hari ini saya ditemani oleh dua mantan presiden,” katanya.
Saat Upacara Parade Senja, Presiden Prabowo bersama SBY dan Jokowi menaiki kendaraan taktis Maung untuk memeriksa pasukan.
Di sepanjang perjalanan memeriksa pasukan, Prabowo melihat kesiapan para taruna yang juga telah berbaris di tengah hujan dan gemuruh petir.
Upacara ini merupakan rangkaian dari retret kepala daerah di Akmil Magelang yang berlangsung pada tanggal 21-28 Februari 2025.
Selama retreat, para kepala daerah menjalani serangkaian kegiatan, mulai dari sesi apel pagi dan olahraga bersama. Kemudian, sesi pembekalan dari beberapa menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Rini Widyantini, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (man)


