WAY KANAN, HARIAN UMUM - Masyarakat, dan para pedagang hendaknya jangan terpengaruh dengan ada informasi yang sedang beredar, bahwa pasar tradisional di Way Kanan akan ditutup untuk menghindari penyebaran virus Covid 19, itu informasi uang tidak bisa dipertanggung jawabkan.
Demikian ditegaskan oleh Sekdakab Way Kanan Saipul, S.Sos, saat menanggapi merebaknya informasi tentang instruksi penutupan pasar-pasar tradisional yang ada di Waykanan, yang membuat masyarakat dan pedagang resah.
Bahwa Pemkab Way Kanan, untuk sementara waktu belum akan melakukan penutupan tersebut karena Pemkab memikirkan efek domino atas kebijakan itu, sementara keberadaan pemerintah sendiri bertujuan untuk memakmurkan serta mensejahterakan masyarakat.
"Oleh karena itu, Pemkab Waykanan juga menghimbau agar masyarakat menjaga kebersihan setelah kembali dari pasar, seperti cuci tangan atau bahkan bila perlu mandi.
“Selasa (24/3) lalu, Pemkab dan Dinas Perdagangan telah melakukan penyemprotan desinfektan di pasar tradisional KM 2 Blambangan Umpu, dan beberapa fasilitas umum, kegiatan akan dilaksanakan secara kontinyu, dan jika ada instruksi lebih lanjut akan kita sampaikan secara resmi kepada masyarakat,” tegas Saipul.( Narto)







