JAKARTA, HARIAN UMUM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta diminta untuk bersiaga dalam mengamankan Hari Raya Imlek hingga H+1. Hal itu disampaikan Komisi A DPRD DKI Jakarta Dany Anwar.
"wihara yang tersebar di Jakarta cukup banyak, ada sekitar 112 wihara. Karena itu Satpol harus disiagakan untuk mengamankan wihara yang ada di Jakarta. Idealnya pengamanan sampai H+1," kata Dany Jumat (24/1/2020).
Hal itu menurut Dani, dilakukan untuk meningkatkan rasa aman untuk warga Tionghoa yang melaksanakan ibadah. "Selain mengamankan rumah-rumah ibadah, Satpol PP juga harus diterjunkan di lokasi-lokasi wisata yang ramai pengunjungnya," pungkasnya.
Sebelumny Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin mengatakan sebanyak 350 personel Satpol PP dikerahkan dalam rangka membantu pengamanan perayaan Tahun Baru Imlek.
Penempatan ratusan personel Satpol PP itu di di 112 titik lokasi wihara di Jakarta. Dengan rata-rata penempatan tiga sampai empat orang per lokasi wihara.
"Jumlah personel di masing-masing lokasi tergantung kondisi dan perkiraan jumlah warga yang beribadah di masing-masing wihara," ujarnya, Kamis (23/1/2020).
Arifin menjelaskan, waktu pelaksanaan ploting personel Satpol PP dimulai pada 24-25 Januari 2020. Adapun fokus personel lebih kepada membantu pengamanan tempat ibadah wihara, bersinergi dengan personel Polri dan TNI.
"Untuk personel Satpol PP lainnya akan melakukan tugas fungsi menjaga ketertiban umum saat hari libur di tempat-tempat wisata dan lokasi keramaian lainnya," pungkasnya. (Zat)







