Jakarta, Harian Umum - Derek Chauvin, 44 tahun seorang polisi kulit putih Minneapolis yang mencekik leher George Floyd dengan lututnya, akhir dipecat. Dia telah berkarier sebagai polisi selama 19 tahun dan memiliki puluhan aduan selama berkarirnya menjadi polisi menurut laporan The Mercury News, 30 Mei 2020.
Seperti dilansir dari tempo.co di sekian banyak kasusnya yang berhasil ditemukan, diantaranya adalah:
- Didakwa atas kematian George Floyd, menekan leher Floyd dengan lutut selama hampir sembilan menit, termasuk selama dua menit dan 53 detik setelah Floyd tidak responsif, menurut sebuah dokumen yang dirilis oleh jaksa penuntut pada hari Jumat. Floyd yang ditangkap karena dugaan membelanjakan uang palsu.
- Chauvin yang pernah bekerja sebagai penjaga di sebuah klub malam Latin di pusat kota ini juga termasuk di antara sekelompok enam petugas yang menembaki seorang tersangka penikam pada 2006 setelah pengejaran yang berakhir ketika tersangka menodong shotgun ke arah mereka. Tersangka, Wayne Reyes, ditembak beberapa kali dan meninggal. Juri pengadilan memutuskan bahwa penembakan oleh Derek Chauvin dibenarkan.
- Dua tahun kemudian, Chauvin menembak Ira Latrell Toles ketika ia merespons aduan perselisihan rumah tangga. Seorang operator 911 menerima telepon dari sebuah apartemen dan mendengar seorang perempuan berteriak agar seseorang berhenti memukulnya. Chauvin dan petugas lainnya tiba tepat ketika Toles mengunci diri di kamar mandi. Chauvin memaksa masuk ke kamar mandi. Toles berusaha merebut pistol Chauvin dan Chauvin menembaknya dua kali di perut. Toles selamat dan didakwa dengan dua tuduhan kejahatan.
- Chauvin juga berada di antara sekelompok lima petugas polisi pada 2011 yang mengejar seorang Indian Amerika, Leroy Martinez, di sebuah kompleks perumahan setelah mereka melihatnya berlari dengan pistol. Salah satu petugas, Terry Nutter, menembak Martinez di badan. Martinez selamat. Semua petugas diskors tetapi dibebaskan dari kesalahan, dengan Kepala Polisi Timothy Dolan mengatakan mereka bertindak "dengan tepat dan berani."
- Catatan kota online juga menunjukkan bahwa 17 pengaduan telah diajukan terhadap Chauvin. Enam belas keluhan ditutup tanpa tindakan disiplin. Sementara aduan yang tersisa mengahasilkan dua surat teguran, dengan satu tampaknya terkait dengan penggunaan kamera dashboard mobil polisi. Catatan tidak menyertakan rincian tentang substansi pengaduan.
Sedangan rekan dari Chauvin tidak banyak yang diketahui yang terlibat dalam penangkapan Floyd.
Chauvin di dakwa Pembunuhan tingkat ketiga tidak memerlukan niat untuk membunuh, menurut undang-undang Minnesota, hanya bahwa pelaku menyebabkan kematian seseorang dalam tindakan berbahaya dan pembunuhan berencana tingkat dua Dakwaan ini mengancam Derek dengan hukuman gabungan maksimal 35 tahun penjara.
"tanpa memperhatikan kehidupan manusia." Pembunuhan tingkat dua menuntut jaksa penuntut untuk membuktikan bahwa Derek Chauvin begitu lalai untuk menciptakan "risiko yang tidak masuk akal", dan secara sadar mengambil kesempatan bahwa tindakannya akan menyebabkan George Floyd terluka parah atau meninggal.
Chauvin, belum berbicara secara terbuka sejak kematian Floyd dan pengacaranya tidak menanggapi permintaan komentar. Dia dan tiga petugas lainnya yang terlibat dalam penangkapan Floyd dipecat pada Selasa.







