Pesisir Barat, Haria Umum - Jum'at 09 September 2022 Mirza Sahri, Kepala (BPBD) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pesisir Barat membenarkan adanya seorang nelayan yang hilang terseret arus, dia Zarpin (44) warga pekon Tanjung Setia yang sedang memanah/ngera'as ikan dengan cara menyelam.
Dari keterangan dua saksi yang merupakan teman korban mencari ikan yakni Rohmanuddin (44) dan Yudi (27) menjelaskan bahwa kronologi kejadian itu berawal kurang lebih pukul 21:00 wib saat ketiganya pergi bersama akan mencari ikan dengan cara memanah/ngera'as.
Setelah sampai di laut lokasi yang mereka tuju, mereka pun berpencar, jarak mereka bertiga cukup berjauhan satu sama lain nya,
Lalu sekitar pukul 22:00 wib saat mereka bertiga sedang memanah, korban atas nama Zarpin sempat berteriak meminta tolong kepada keduanya, mereka pun segera bergegas menghampiri tempat korban, namun karena jarak mereka bertiga cukup jauh, akhirnya mereka tidak bisa menolong Zarfin, dan atas penjelasan mereka berdua akhir nya Zarpin dinyatakan hilang terbawa arus ucap Mirza.
Akhirnya kedua teman korban bergegas pulang dan memberitahukan kejadian insiden tersebut kepada keluarga korban dan warga setempat serta melapor ke Polsek Pesisir Selatan, Polres Lapun Barat.
Setelah menerima laporan peristiwa tersebut tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian/Pol airut , BPBD Pesisir Barat dan pemerintah kecamatan Pesisir Selatan, serta warga sekitar menerjunkan 4 buah perahu untuk melakukan pencarian, hingga hari ini Sabtu, 10 September 2022, pukul 09:30 wib, korban belum juga di temukan,itu penjelasan kelapa BPBD Pesisir Barat lewat sambungan telpon.
Hingga saat ni tim gabungan dibantu warga setempat masih melanjutkan pencarian dengan menyisir pantai pantai dan menerjunkan tim penyelam serta menambah jumlah personil, semoga korban akan segera di temukan. (Yaldo/Yes24)







