Jakarta, Harian Umum - Sebuah buku yang diharapkan dapat menjadi alat untuk mempromosikan pasangan Capres-Cawapres nomor urut satu pada Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan dan Gus Muhaimin (AMIN), Sabtu (25/11/2023) dilaunching di Posko Pejuang AMIN di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Buku berjudul "Menjemput Mandat Presiden" tersebut ditulis oleh Yusuf Blegur, aktivis '98 yang juga merupakan ketua umum Bronies (Bro Anies), dan dihadiri sejumlah tokoh dari Tim Nasional (Timnas) AMIN, di antaranya Kapten Timnas AMIN Marsekal Madya (Purn) Muhammad Syaugie Alaydrus, pakar hukum tatanegara Refly Harun, praktisi hukum Eggi Sudjana, pengamat politik Marwan Batubara, ekonom Anthony Budiawan, dan Ketum KSPSI Jumhur Hidayat
Para tokoh ini kemudian membedah buku itu dengan dipandu wartawan senior Edy Mulyadi.
Yusuf Blegur mengakui kalau buku berisi bunga rampai dari tulisan-tulisannya yang dibuat pada 2022-2023 itu bertujuan untuk menjadi alat sosialisasi dan promosi bagi Anies Baswedan, khususnya untuk masyarakat di pelosok-pelosok daerah yang selama ini belum terjangkau sosialisasi tentang Anies.
"Saya berharap buku ini menjadi alat sosialisasi informasi yang lebih optimal dalam menjangkau masyarakat. Kita dengar di beberapa daerah, di pelosok-pelosok, belum tersentuh informasi tentang Pak Anies akibat minimnya baliho, banner. Setidaknya dengan kehadiran buku ini bisa menjawab juga kebutuhan itu," katanya di sela-sela acara.
Yusuf mengakui kalau untuk mencapai sasaran tersebut, pihaknya akan bicara dengan Timnas agar buku ini bisa dicetak secara massal dan dikirim ke pelosok-pelosok daerah, terutama yang belum terjangkau sosialisasi tentang Anies, serta dijadikan "oleh-oleh" untuk masyarakat.
"Kita berharap buku ini dapat menjadi alat promosi yang efektif buat Pak Anies. Untuk tahap awal, kita akan cetak 5.000-10.000 eksemplar dulu sambil melihat animo masyarakat," katanya.
Yusuf menjelaskan, buku 'Menjemput Mandat Presiden" berbicara tentang rekam jejak, rekam karir, dan rekam prestasi Anies yang menurutnya menjadi dasar kelayakan Anies untuk menjadi seorang presiden.
"Nah, di buku ini kami bicara tentang fakta di mana figur pemimpin itu dengan modal sosial, modal politik, jejaring sosial itu harus menjadi persyaratan penting bagi siapapun Capres yang ada, dan kita lihat figur Capres yang memenuhi itu cuma Pak Anies Baswedan," katanya.
Buku 'Menjemput Mandat Presiden" merupakan buku pertama dari Trilogi yang dibuat Yusuf yang semuanya didedikasikan untuk kepentingan memenangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Buku kedua dari trilogi itu akan dirilis sekitar 10 Desember 2023 dengam judul "Upaya Penjegalan dan Kriminalisasi Anies Berbahayakah Bagi Oligarki?'
Buku ketiga atau yang terakhir akan dirilis pada Januari 2024 dan akan bercerita tentang antiklimaks Soekarnoisme di mana Anies dianggap sebagai Putra Sang Fajar atau Anies merupakan Soekarno politik kontemporer Indonesia. (rhm)







