Jakarta, Harian Umum - Polres Jakarta Pusat mengerahkan 611 personel untuk mengamankan unjuk rasa yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/12/2024) sore.
Aksi ini mengusung tema Tolak Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% yang diberlakukan mulai 1 Januari 2025.
"Dalam rangka pengamanan aksi mahasiswa untuk menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen di kawasan Patung Kuda dan sekitar, kami melibatkan 611 personel gabungan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, Jumat (27/12/2024).
Ia menjelaskan, personel gabungan yang akan diturunkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, dan instansi terkait lainnya.
Pengamanan dilakukan demi mencegah massa aksi untuk masuk ke dalam kawasan Istana Negara.
"Lakukan unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas di bundaran Patung Kuda Monas dan beberapa lokasi lain," pesan Susatyo.
Dikutip dari Instagram resmi BEM SI, aksi yang bertajuk "Tolak PPN 12%, Pajak Naik, Rakyat Tercekik" tersebut rencananya digelar pukul 15.00 WIB.
Tak hanya BEM.SI, menurut informasi sekitar pukul 13:00 WIB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jakarta juga akan menggelar aksi di Silang Monas Barat Daya atau depan Patung Kuda. Tema yang diusung sama, yakni tolak PPN 12%. (man)







