Jakarta, Harian Umum - Indonesia kembali berduka dengan meninggalnya salah satu putra terbaiknya. Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo telah meninggal dunia di Rumah Sakit Cimacan, Cipanas, Cianjur.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria langsung mendatangi rumah duka. Terlihat juga, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan petinggi lainnya. Dalam akun media sosialnya, Ahmad Riza Patria menyebut Pramono Edhie Wibowo sebagai jenderal visioner.
"Beliau seorang visioner yg meletakkan kepentingan rakyat di atas hal lain.Teladan bagi kita dalam menjalani hidup yang sebentar ini. Duka mendalam. Semoga Allah SWT menempatkan beliau di surga. Innaa lillahi wainna ilaihi roojiuun. Allahumaghfirlahu warhamhu, wa afihi wafuanhu. Mari kita bacakan Alfatihah," tulis pria yang akrab disapa Ariza itu, Minggu (14/6)
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Imelda Sari menyampaikan berita duka ini, Sabtu (13/6). Adik ipar Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono ini dikabarkan meninggal akibat serangan jantung yang di deritanya.
Beliau menghembuskan nafas terakhir di usia 65 Tahun. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi.
Tercatat, Putra dari almarhum Letjen (Purn) Sarwo Edhie dan merupakan adik almarhumah Ani Yudhoyono ini telah mengikuti jejak ayahnya menapaki karir kemiliteran hingga puncakna menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Di akhir hidupnya, beliau menjabat sebagai kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat untuk periode 2015-2020.
Rencananya, jenazah almarhum akan disemayamkan di kediamannya di Komplek Puri Cikeas Indah, Kabupaten Bogor.
"Malam ini jenazah akan disemayamkan di rumah duka, Komplek Puri Cikeas Indah, Bogor. Untuk rencana pemakaman menyusul," ujar Agus Harimurti Yudhoyono pada akun Twitternya. (hnk)







