Jakarta, Harian Umum - Dalam dua hari ini jagat Maya sedang digegerkan okeh kabar tentang dugaan perselingkuhan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) dengan seorang model majalah pria dewasa bernama Lisa Mariana.
Pengakuan Lisa, hasil hubungan gelapnya dengan RK telah membuahkan seorang anak laki-laki, dan selama 4 tahun dia diam, tapi kini bicara demi anaknya.
"Tidak ada takut selagi saya benar! Apalagi yang saya perjuangkan hak anak! Sama sekali tidak takut!kalau sudah menyangkut anak beda urusan! Akan kuhadapi sampai manapun. Faham yaa? Tidak peduli Anda orang besar/orang penting atau apapun itu saya punya ALLAH," demikian bunyi sebuah teks yang sepertinya merupakan sebuah tangkapan layar dari sebuah akun media sosial.
Teks itu menutupi wajah seorang laki-laki yang jika dicermati baik-baik, sepertinya itu wajah RK. Tangkapan layar itu diposting pemilik akun X @999o7i.
Pada postingan yang lain, dia@999o7i menyebut kalau postingan itu diambil dari story akun milik Lisa, sehingga bisa diduga kalau teks tersebut merupakan hasil tulisan Lisa.
Namun, melalui akun Instagramnya, RK memberikan klarifikasi atas pengakuan Lisa tersebut. Begini klarifikasinya:
Banyak sekali ujian kehidupan yang sedang saya lalui. Cukup melelahkan untuk menjelaskan satu persatu, Semoga saya bisa melaluinya dengan ridha dan perlindungan Allah SWT. Aamiin
KLARIFIKASI
Kemarin telah beredar kabar bahwa ada pihak yang mengaku memiliki anak dari saya. Saya perlu sampaikan bahwa, ini adalah tidak benar dan merupakan fitnah keji bermotif ekonomi yang didaur ulang.
Saya hanya bertemu yang bersangkutan satu kali. Dan Permasalahan 4 tahun lalu ini sudah diselesaikan melalui bukti-bukti akurat yang tidak terbantahkan, bahwa ia sudah hamil duluan saat bertemu dan karenanya yang bersangkutan sudah meminta maaf di hadapan keluarganya.
Yang saya tidak pahami adalah mengapa sekarang dimunculkan lagi, atas motivasi yang saya tidak pahami. semoga yang bersangkutan diberikan hidayah.
Karenanya untuk kali ini, saya akan menggunakan tim hukum, untuk mewakili saya dalam permasalahan ini, sehingga bukti-bukti akurat terkait kebohongan fitnah ini bisa diperlihatkan kembali pada waktu yang dibutuhkan.
Sementara itu yang bisa saya sampaikan.
Mohon maaf lahir batin atas dosa dan kekhilafan saya, baik yang terasa atau tidak, karena sejatinya saya hanya manusia biasa.
Dan mohon doanya agar kami selalu dijauhkan dari fitnah dunia, dan semua yang membaca berita bisa tabbayun dengan jernih., apalagi ini saat bulan suci Ramadhan.
Terima Kasih.
(rhm)


