Jakarta, Harian Umum-Sentilan Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri soal Jakarta semakin amburadul dijawab lugas oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza). Menurutnya, selama tiga tahun kepemimpinan Anies Baswedan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selalu mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berturut-turut (Hatrick).
"Alhamdulillah tiga tahun ini kita dapat WTP dari BPK, dan dua tahun berturut-turut, sebelumnya runner up, tahun ini kita menang dari transportasi, pengelolaan transportasi terbaik di dunia," ujar Ariza di Jakarta, Jumat (13/11).
Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, ungkapnya, jajaran Pemprov DKI Jakarta akan terus bekerja menata kota lebih baik lagi. Setiap saran, masukan maupun kritik yang konstruktif akan diterimanya dengan lapang dada. Menurutnya, sentilan Megawati jadi saran yang berarti bagi Jakarta untuk lebih baik lagi.
"Jadi kami sudah membangun, integrasi transportasi yang ada. Juga kita punya aplikasi yang dapat award. Jakarta sebagai smart city alhamdulillah kita perbaiki, sekarang jaringan internet, wifi lebih dari 5.000," katanya.
Dia menilai, sentilan itu sangat baik untuk memotivasi, menginspirasi, memberikan satu energi bagi aparat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus berbuat lebih baik. Meski demikian, pihaknya menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai apakah Jakarta semakin amburadul atau semakin baik.
"Masyarakat mengetahui sejauh mana kinerja kami, masyarakat yang ditanya. Jangan tanya kami. Kami tugasnya bekerja, memperbaiki, meningkatkan kinerja, silakan jakarta spt apa, sudah baik, masih kurang, dsb, tanya ke masyarakat," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan bahwa Jakarta semakin amburadul. Hal ini diutarakan saat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memberikan penghargaan "Kota Mahasiswa" atau "City of Intellect" untuk Kota Semarang yang dipimpin oleh kader PDI-P Hendrar Prihadi.
"Saya bilang Jakarta ini menjadi amburadul. Karena apa, ini tadi seharusnya City of Intellect ini dapat dilakukan tata kotanya, masterplan-nya, dan lain sebagainya," kata Mega dalam pidatonya. (hnk)







