Palembang, Harian Umum- Presiden RI ke-7 yang juga calon petahana pada Pilpres 2019, Joko Widodo alias Jokowi, lagi-lagi harus menelan pil pahit karena harus menghadapi perlawanan masyarakat yang dilakukan secara elegan, tanpa anarkis, dan tanpa ribut-ribut (silent majority).
Pasalnya, saat Capres nomor urut 01 itu menghadiri acara South Sumatera Millennial Road Safety Festival di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (9/3/2019), masyarakat menyambutnya dengan antusias.
Begitu Jokowi tiba di lokasi acara yang berada di pelataran Benteng Kuto Besak, masyarakat langsung merangsek ke arahnya, tak peduli meski harus berdesak-desakan, hanya agar dapat bersalaman dan berfoto dengannya.
Jokowi nampak senang dan sangat sumringah, sehingga ia bersedia diajak berfoto bersama.
Namun apa yang terjadi? Saat difoto, masyarakat yang rata-rata masuk kategori kaum milenial itu malah mengacungkan dua jari yang merupakan simbol untuk Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, bukan satu jari.
Jokowi nampak kaget. Begitupula para pejabat yang mengiringinya, termasuk orang yang memoto mereka, namun tak bisa berbuat apa-apa.
Ketika salah seorang milenial itu ditanya apa yang membuatnya datang ke acara ini, dan mengapa mengacungkan dua jari? Jawaban gadis bernama Indah itu ada yang tidak nyambung.
"Tadi datang bareng teman. Ya rasanya senang tadi bisa sempat foto bareng presiden," katanya seperti dikutip dari Viva.
Kejadian yang dialami Jokowi ini bukan yang pertama. Hari ini cuplikan sebuah video juga viral di media sosial.
Dalam cuplikan itu terlihat Jokowi yang berdiri di samping mobil dinasnya, memanggil seorang perempuan berhijab yang ingin berfoto dengannya. Namun ketika perempuan itu berdiri di samping Jokowi dan mereka difoto, perempuan itu mengacungkan dua jari. (rhm)







