Swedia, Harian Umum - Alexis Sanchez mengakui bahwa dirinya sedang menjalani awal karier yang sulit di Manchester United.
Bintang internasional Chili berusia 29 tahun tersebut dilaporkan menjadi pemain dengan gaji termahal di Old Trafford, yakni 500.000 pounds per pekan setelah bergabung dari Arsenal pada bursa transfer Januari lalu.
Hanya saja, kendati menerima gaji mewah, performa Sanchez sejauh ini bersama United masih jauh dari harapan. Ia baru sanggup mengemas satu gol dari total 10 penampilan di semua kompetisi.
Performa kurang mengesankan tersebut membuat Sanchez mulai mendapat sorotan dan kritikan tajam, sehingga merasa tertekan dan mengakui kalau dirinya mendapat kesulitan untuk menyatu di tim asuhan Jose Mourinho itu.
"Saya seorang yang selalu menuntut pada diri sendiri, selalu menginginkan yang lebih baik," ujar Sanchez seperti dilansir Goal, Kamis (22/3/2018).
Ia mengakui, sejak mendarat di Old Trafford, dirinya sulit untuk mengubah segalanya secara cepat.
"Saya bahkan ragu-ragu untuk datang ke sini (Swedia), dan menjalani uji coba internasional bersama Timnas Chili," katanya.
Ia mengaku telah meminta izin untuk bisa melewatkan laga internasional ini, tapi kemudian ia merasa bahwa tetap ke Swedia merupakan keputusan yang lebih baik, dan ia berbicara kepada Claudio Bravo (kiper Timnas Chili yang bermain di Manchester City) untuk mengatakan padanya bahwa kami (para pemain Timnas Chili) memang harus bersatu.
"Pergantian klub yang saya alami terjadi sangat mendadak, ini pertama kalinya saya pindah klub pada Januari, tapi banyak hal sulit yang terjadi pada hidup saya," tegasnya.
Selain Swedia, Sanchez bersama pasukan tim nasional Chili akan menghadapi laga uji coba internasional lainnya kontra Denmark pada akhir bulan ini. (sumber: goal)







