Jakarta, Harian Umum - DPW PSI DKI Jakarta terima arsip Marsda TNI Ahmad Sadjili sebagai calon gubernur (Cagub) DKI Jakarta di basis PSI DKI, Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Rabu, 25 Mei 2024.
Ketua Desk PSI Pemilihan kepala daerah DKI Jakarta, Justin Adrian Utayana menjelaskan jika pihaknya sudah terima arsip punya Ahmad Sadjili yang nanti akan direferensikan untuk turut Pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.
"Saya katakan banyak terima kasih ke bapak Marsekal TNI Pensiunan Ahmad Sadjili putra betawi asli yang di hari ini akan memberikan arsip kelengkapan dalam rencana memperoleh referensi sebagai calon gubernur DKI Jakarta," kata Justin di Kantor DPW PSI DKI, Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Rabu, 25 Mei 2024.
Selanjutnya, ungkap Justin, PSI buka lebar untuk registrasi calon gubernur DKI Jakarta sampai akhir Juli 2024 nanti.
Nanti, dari hasil registrasi itu akan diberikan ke DPP PSI yang selanjutnya akan lewat proses filtrasi.
"Kami didesk Pemilihan kepala daerah siap memberi support penuh ke calon-calon yang mempunyai loyalitas kuat, pasti seterusnya kami akan bahas pihak DPP," ungkapkan Justin.
Sementara itu di lokasi yang masih sama, Marsda TNI Purn Ahmad Sadjili menyebutkan argumen minatnya maju sebagai akan calon gubernur DKI Jakarta lewat PSI karena mempunyai kemiripan dalam visi-misi.
Menurut dia, PSI adalah salah satunya parpol yang keras saat bicara masalah peraturan bujet di DPRD DKI Jakarta.
"Saya menyaksikan PSI ini sama dengan misi serta visi saya yakni anti korupsi dan anti intoleransi," kata Sadjili.
Karena itu, bila kelak dipilih sebagai pimpinan Jakarta dan memiliki background militer. Sadjili mempunyai target utama yaitu akan memberi agunan keamanan dan keteraturan untuk masyarakat Jakarta.
Disamping itu, jadikan Jakarta sebagai kota maju yang sanggup sejajar dengan beberapa kota besar di dunia.
"Misi serta visi saya di sini untuk membuat kota yang aman, teratur dan maju," jelasnya.
"Konsentrasinya ialah memberi kenaikan servis, membenahi transportasi dan tentu saja permasalahan fasilitas dan prasarana kesehatan," ucapnya kembali.***







