Jakarta Timur, Harian Umum – Lansia di Jakarta Timur kini punya wadah inovatif untuk tetap aktif, produktif, dan melek digital. Sekolah Lansia Pintar, hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Universitas Respati Indonesia, telah berjalan hampir satu tahun, memadukan kelas daring dan pertemuan tatap muka di RPTRA.
Program ini menghadirkan modul pembelajaran yang disiapkan tim Universitas Respati Indonesia, mencakup kesehatan, literasi digital, ekonomi, hingga kreativitas. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, edukasi kesehatan, literasi digital, dan ketahanan keluarga. Program ini selaras dengan program pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan, BKKBN, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Kominfotik.
Prof. Dr. Windiyaningsih, Rektor Universitas Respati Indonesia sekaligus mentor lansia Jakarta Timur, menegaskan, “Sekolah Lansia Pintar dirancang agar lansia tetap produktif dan terhubung dengan keluarga maupun komunitas. Program ini menunjukkan bahwa Jakarta bisa menjadi kota ramah lansia, di mana mereka tetap aktif dan terlibat dalam kegiatan sosial," ujarnya saat berbincang-bincang di Jakarta Timur, Senin (15/9/2025).
Dr. Yeny Sulistyowati, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan & Alumni, menambahkan bahwa integrasi pembelajaran daring dan tatap muka memungkinkan peserta belajar secara fleksibel, tanpa terbatas lokasi.
Sementara itu, Dr. Ani Nuraini, Wakil Rektor Bidang Keuangan, SDM, dan Umum, menekankan dukungan logistik dan fasilitas yang disediakan Pemprov Jakarta Timur, mulai dari makanan dan minuman sehat hingga sarana RPTRA, merupakan bagian penting dari keberhasilan program. "Kegiatan juga berlangsung tidak hanya di RPTRA, tetapi sering juga diadakan di kelurahan bagi wilayah yang belum memiliki RPTRA," tambahnya.
Sekolah Lansia Pintar akan secara resmi diluncurkan sebagai program provinsi DKI Jakarta di Taman Mini Indonesia Indah. Acara ini juga menjadi momentum wisuda bagi 1.625 lansia dari 65 kelurahan di Jakarta Timur, yang akan dihadiri Gubernur Pramono Anung pada 18 September 2025.
Dengan dukungan pemerintah, akademisi, dan integrasi program lintas kementerian, Sekolah Lansia Pintar menjadi model inovatif dalam memberdayakan lansia. Program ini mendapat apresiasi tinggi karena memastikan lansia tetap sehat, produktif, dan terhubung dengan masyarakat luas.
“Dan kami sangat mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta dan seluruh pihak terkait yang membuat program ini berjalan sukses, sebagai langkah Jakarta menjadi kota global yang ramah lansia,” ucap Windiyaningsih mengakhiri, sambil memperlihatkan dokumentasi kegiatan sekolah lansia.
Kemal Maulana ***







