Tokyo, Harian Umum - Lima pemuda asal Indonesia, Jumat (1/11/2024), menerima penghargaan dari kepolisian Jepang karena aksi heroiknya menyelamatkan seorang wanit lanjut usia (lansia) yang tenggelam di Sungai Yasu, Perfektur Shiga, Jepang.
Aksi mereka pun ramai diperbincangkan di media sosial Jepang pada Rabu (6/11/2024).
Seperti dilansir Kyoto Shimbun (5/11/2024), aksi heroik kelima pemuda Indonesia itu bermula ketika seorang wanita lansia berumur sekitar 60-an jatuh dari Jembatan Omifuji Ohashi yang melintang di atas Sungai Yasu dengan ketinggian hingga 15 meter.
Jabatan itu berada di Kota Yasu, Perfektur Shiga, pada Senin (14/10/2024) pukul 13.30 waktu setempat.
Saat Lansia itu terjatuh, kelima pemuda Indonesia yang mendapat penghargaan sedang berjalan menuju Sungai Yasu untuk mengisi liburan dengan memancing. Mereka merupakan peserta pelatihan teknis yang tergabung dalam perusahaan Daihatsu Motor Co., Ltd, dan tiba di Jepang pada bulan Agustus. Mereka dijadwalkan mengikuti pelatihan itu selama tiga bulan.
Kelimanya adalah Ahmad Jaelani (25), Anang Dwi Bintoro (26), Ariyo Santali (22), dan Ferdi Jaya Kusuma (25), dan Nur Fajri Agustian (25).
Begitu tiba di sungai, mereka melihat ada yang jatuh dari jembatan ke sungai.
"Saya mendengar suara (orang meminta tolong) dan suara air yang deras," kata Nur.
Tanpa pikir panjang, Ferdi, Aliyo, dan Ahmad segera terjun ke sungai untuk menyelamatkan Lansia yang jatuh ke sungai itu, dan tenggelam, sementara Nur dan Anang memanggil guru sekolah dasar terdekat dan menggunakan aplikasi terjemahan ponsel pintar untuk menghubungi nomor darurat 110.
Ferdi, Aliyo dan Ahmad berhasil mengangkat lansia yang tenggelam itu, dan membawanya ke tepi.
"Saya bertanya kepadanya dalam bahasa Jepang, 'Apakah Anda merasakan sakit?', tetapi dia tidak dapat berbicara," kata Nur lagi.
Ambulans tiba di lokasi kejadian sekitar 20 menit setelah dihubungi dan Lansia malang itu dilarikan ke rumah sakit. Ia dilaporkan mengalami patah tulang pinggul
Atas pertolongan kelima pemuda itu, Direktur Kantor Polisi Moriyama Masaru Osuka memberi mereka penghargaan pada Jumat (1/11/2024). Uniknya, ada dua jenis penghargaan yang diberikan, yakni dalam bahasa Jepang dan Indonesia. (Man)


