Jakarta, Harian Umum-Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua mendorong pimpinan DPRD DKI Jakarta untuk segera membahas pembentukan komisi informasi provinsi (KIP) DKI Jakarta 2020-2024. Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri telah melakukan proses seleksi anggota KIP cukup lama, sejak akhir 2019 lalu.
"Iya, komisi informasi itu sudah 6 bulan lebih (habis masa jabatannya). Kenapa (yang baru) engga di bentuk? Bagaimana, apa kerjanya dewan? Pemilihannya kan di dewan. Surat dari gubernur sudah ada, masuk ke Ketua DPRD," ujar Inggard, di Jakarta, Jum'at (4/9).
Menurutnya, hasil seleksi komisioner KIP sudah ada hingga 10 besar. Namun, kandidat komisioner KIP itu masih menunggu fit and proper test oleh DPRD DKI Jakarta. Bahkan, salah satu komisioner KIP DKI Jakarta, Mohammad Dawam telah dilantik menjadi anggota Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas) oleh Presiden RI, Joko Widodo, belum lama ini.
"Sudah lolos seleksi, tinggal dipilih 5. Makanya kami tanya sama ketua dewan. Kan semua suratnya ke ketua dewan dulu, kamu ngomong itu, apalagi salah satu orang nya sudah jadi kompolnas. Sangat tidak baik, sangat tidak baik..(kalau ini dibiarkan berlarut-larut)," katanya.
Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, hasil seleksi komisioner KIP itu telah mendapatkan calon-calon terbaik. Bahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik DKI Jakarta telah menganggarkan dana untuk KIP ini.
"Sangat tidak baiknya, yang pertama sudah ada calon yang baru, sudah disesuaikan. Anggaran sudah dikeluarkan. Terus kemudian kenapa tidak dilakukan? Gubernur sudah mengeluarkan surat untuk segera diadakan pemilihan kan gitu dari 10 besar itu. Surat itu kan tidak ke komisi A langsung tapi yang melakukan itu kan komisi A. Suratnya itu masih ada di ketua dewan," jelasnya. (hnk)







