Jakarta, Harian Umum - Relawan Anies mengapresiasi setinggi tinggi keputusan DPP PKS untuk mengusung Anies Baswedan sebagai Cagub berduet dengan Sohibul Iman sebagai Cawagub di Pilkada Jakarta 2024.
Pengumuman penduetan Anies dan Sohibul tersebut diumumkan Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Senin (25/6/2024).
"Kami mengapresiasi keputusan DPP PKS itu, dan tentunya ini menambah semangat perjuangan 200 Organisasi Relawan Anies untuk Pilkada Jakarta untuk memenangkan kembali Bapak Anies Baswedan menjadi Gubernur Jakarta," kata Iwan Tarigan, koordinator Relawan Anies, melalui siaran tertulis, Selasa (26/6/2024).
Menurut dia, penting bagi Anies untuk kembali menjabat sebagai gubernur Jakarta agar dapat melajutkan pembangunan di provinsi ini sebagaimana yang dia lakukan saat menjabat sebagai gubernur Jakarta periode 2017-2022.
"Pembangunan Jakarta di era Gubernur Anies Baswedan sangat luar biasa dan manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat. Manfaat itu sekaligus menunjukkan bahwa kebijakan-kebijakan Beliau berpihak kepada rakyat, termasuk rakyat kecil," imbuhnya.
Ia mencontohkan kebijakan Anies yang prorakyat tersebut, di antaranya Jaklingko, Kartu Lansia, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan lain-lain.
Iwan menyebut pentingnya Anies kembali menjadi gubernur Jakarta, karena kebijakan-kebijakan yang dibuatnya dulu, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, ada yang telah diamputasi gubernur penggantinya, yakni Pj Gubernur Heru Budi Hartono.
Kebijakan yang diamputasi tersebut di antaranya Kartu Lansia yang ketika di era Anies diberikan sebesar Rp600.000/bulan, di era Heru menjadi Rp300.000/bulan.
Jumlah penerima KJMU pun diamputasi dari 19.000 mahasiswa di era Anies, menjadi 7.000 mahasiswa di era Heru.
Yang lebih miris, warga Kampung Bayam, Jakarta Utara, yang oleh Anies lahannya digunakan untuk membangun JIS, dan sebagai gantinya Anies membangunkan rumah susun yang dinamai Kampung Susun Bayam (KSB), hingga kini, selama kepemimpinan Heru, KSB itu tidak dapat dihuni oleh warga Kampung Bayam. Bahkan saat ini warga harus berurusan dengan hukum karena dilaporkan PT Jakpro sebagai pembangun KSB tersebut, ke polisi, karena warga menempati Rusun itu tanpa seizin Jakpro.
"Jalur sepeda juga banyak yang dihilangkan oleh Pj Gubernur Heru. Hal ini juga sangat merugikan masyarakat pecinta lingkungan sehat dan pecinta sepeda dari komunitas Bike To Work. Di sini terlihat tidak ada keberpihakan Pj Heru kepada warga dan lingkungan sehat," imbuh Iwan.
Oleh karena itu, tegas dia, untuk melanjutkan kembali pembangunan Jakarta yang sangat berpihak kepada warga Jakarta, maka pihaknya juga meminta agar DPP Partai Nasdem, PKB dan PDIP segera mengeluarkan rekomendasi kepada Anies Baswdan untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.
"Begitu juga untuk partai-partai lainnya; kami juga meminta agar segera memberikan rekomendasi kepada Bapak Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta agar kita bisa bersama sama membangun Jakarta yang lebih baik lagi," pungkas Iwan. (rhm)


