Jakarta, Harian Umum - Sikap DPRD DKI Jakarta yang menentang kebijakan Pemprov DKI menjual saham perusahaan bir PT Delta Jakarta membuat Front Pembela Islam (FPI) angkat bicara.
Sekretaris Umum DPP FPI Munarman mengatakan penjualan saham perusahaan bir PT Delta harus dilakukan. Sebab hal itu untuk menghindari penggunaan uang haram dalam pembangunan.
"Sebab PAD yang dihasilkan dari usaha atau produk yang haram, menjadi tidak berkah dan menimbulkan mudarat saja. Oleh karenanya PAD pemprov DKI harus dibersihkan dari uang haram seperti saham di produsen bir, dan juga dari usaha - usaha yang tidak halal lainnya," tutur Munarman melalui siaran pers seperti dikutip CNN Indonesia, Kamis (7/3/2019).
Oleh karena itu Munawarman melanjutkan FPI akan menggelar aksi demo di depan kantor DPRD DKI pada Jumat (8/2/2019). Unjuk rasa tersebut digelar untuk menuntut DPRD mendukung rencana Pemprov DKI menjual saham perusahaan bir PT Delta.
Seperti diketahui menyikapi adanya penolakan DPRD DKI terhadap rencana penjualan saham bir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut tetap akan menjual saham tersebut.
"Ya kita coba terus. Kita berniat melaporkan itu, kita laporkan kepada rakyat Jakarta bahwa wakil-wakil Anda ingin tetap memiliki saham bir biar nanti warganya juga yang ikut menyampaikan aspirasi," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (5/3/2019).
Anies mengatakan akan tetap bersikukuh menjual saham perusahaan bir lantaran keuntungan yang diperoleh tidak terlalu besar. Karena itu dia ingin penjualan saham tersebut segera terealisasi.
"Dengan ukuran APBD kita sekarang ini, itu kecil sekali dari situ. Nambahnya segitu-gitu juga uangnya. Karena itu dana itu akan jauh lebih bermanfaat bila digunakan untuk pembangunan bagi masyarakat kita," terang dia.
Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (Pras) mengatakan menolak penjualan saham bir, PT Delta lantaran tidak ada keuntungan dari penjualan saham bir tersebut.
"Dikatakan setahun dapat Rp 50 miliar, terus mau dijual Rp 1 triliun. Kita makan riba, itu buat saya. Saya sebagai orang muslim, ya mohon maaf ya, lebih jahat riba daripada orang minum bir. Coba itu dipikirkan lagilah," kata Pras, di Gedung DPRD DKI, Senin (4/3/2019).
Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menilai sikap Anies Baswedan terlalu lebay soal rencana penjualan saham bir PT Delta. "Mau jual, jual saja engga usah lebay pake diomong-omongin ke sana ke sini, ada penolakan dari Ketua DPRD DKI ya bicarakan. Jangan cuma bicara sama Gerindra dan PKS saja," kata anggota Komisi D tersebut. (Zat)






