Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta M. Yuliadi mengatakan untuk mengatasi parkir di basement gedung DPRD khususnya parkir motor, pihaknya sudah menerapkan sistem parkir berstiker. Sistem kendaraan berstiker diterapkan agar lokasi tempat parkir DPRD yang berada di basement B1, B2 dan B3 tidak semrawut.
"Kita sudah menata tempat parkir dengan sistem stiker. Tempat parkir yang berada di basement hanya dikhususkan bagi pegawai yang bekerja di lingkungan DPRD DKI," kata Yuliadi saat dihubungi Harianumum.com di ruang kerja di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, hari ini Senin (14/1/2019).
"Jadi bagi yang belum memiliki stiker termasuk wartawan silahkan ke bagian umum. Syaratnya hanya membawa STNK setelah mendapat stiker ditempelkan pada kendaraan.," tambah Yuliadi.
Karena itu Yuliadi menegaskan lokasi parkir motor di basement 3 gedung DPRD hanya untuk kendaraan berstiker. Bagi kendaraan yang belum berstiker disarankan untuk mencari lahan parkir lain. "Semua kendaraan tanpa stiker akan disarankan menggunakan lokasi parkir lain di sekitar termasuk pars tamu anggota dewan," lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan parkiran motor DPRD di lantai B3 disesaki kendaraan. Diduga lonjakan jumlah motor yang parkir di lokasi adalah milik PNS DKI yang mencari parkir gratis menyusul kenaikan tarif parkir di IRT Monas.
Yuliadi menerangkan lonjakan motor yang parkir di gedung DPRD tersebut berasal dari petugas Satpol PP yang sedang melakukan pembekalan di provinsi. "Jadi tidak benar, motor-motor yang parkir di lokasi tersebut milik PNS DKI semua seperti yang diberitakan. Motor tersebut punya satpol PP yang sedang pembekalan. Karena jumlahnya cukup banyak sekitar 750 orang mereka memarkirkan kendaraan di basement gedung DPRD. Tapi sekarang kita sudah himbau kepada satpol PP agar tidak parkir lagi di lokasi tersebut.
Dari pantauan Harianumum.com di gedung DPRD, lokasi menuju tempat parkir di basement gedung DPRD dipasang portal pengaman. Pada papan rambu ada pemberitahuan 'parkiran sudah penuh'. Sejumlah kendaraan yang akan menuju basement ditolak petugas Pamdal DPRD.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan akan mengatur lahan parkir di gedung DPRD DKI. "Nanti akan diatur. Karena parkir di situ untuk anggota dewan dan staf yang bekerja di situ. Tapi tanyakan saja sama karo-nya," katanya. (Zat)







