Jakarta, Harian Umum - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengatakan kalau sidang paripurna istimewa dengan agenda mendengar paparan visi misi Anies-Sandi, akan segera digelar.
"Mungkin dalam 1-2 hari ini diselenggarakan," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/10/2017).
Ketika ditanya apakah tidak terlambat untuk menggelar sidang itu karena berdasarkan Surat Edaran Ditjen OTDA Kemendagri No 162/3484/OTDA, batas penyelenggaraan sidang maksimal 14 sejak setelah kepala daerah dan wakilnya dilantik, sehingga karena Anies-Sandi dilantik 16 Oktober, maka batas akhir penyelenggaraan itu adalah hari ini, Senin (30/10/2017)? Taufik mengatakan "tidak".
"Sidang itu bisa digelar kapan saja," katanya.
Politisi Partai Gerindra ini yakin sidang paripurna digelar esok atau lusa karena katanya, Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi sudah mau mengakomodir aspirasi sebagian anggota Dewan yang menghendaki sidang itu digelar.
"Lagipula situasi (di DPRD) juga sudah cair, sudah nggak ada masalah," katanya.
Seperti diketahui, sidang belum digelar karena hingga kini Prasetyo belum mau menandatangani surat penyelenggaraan sidang itu karena diduga Prasetyo kecewab pasangan Ahok-Djarot yang diusung koalisi partainya, yakni PDIP, kalah dalam Pilkada DKI 2017 lalu.
Sikap Prasetyo itu membuat partai-partai pengusung Anies-Sandi, yakni PKS dan Gerindra, berang, sehingga suasana DPRD menjadi panas. Bahkan anggota Fraksi Gerindra memgancam akan melaporkan Prasetyo ke Badan Kehormatan (BK) karena dinilai sudah bertindak tak etis.
Hingga kini Prasetyo cenderung menutup diri, tak mau menjelaskan mengapa dia bersikap kekanak-kanakkan begitu. Namun isu yang beredar menyebutkan, Prastyo begitu karena perintah partainya. (rhm)






