Jakarta, Harian Umum- Sebanyak 106 calon legisltif (Caleg) Partai Golkar untuk daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta, Rabu (10/10/2018), mendatangi DPRD DKI Jakarta untuk melihat dan mengetahui gedung yang kemungkinan besar akan menjadi kantor mereka jika dipilih rakyat Jakarta pada Pileg 2019.
Dari pantaun harianumum.com, sejak tiba sekitar pukul 10:00 WIB hingga pulang menjelang sore, para politisi tersebut nampak bersemangat. Tak lama setelah tiba, mereka dikumpulkan Fraksi Golkar di ruang rapat DPRD di lantai 3 untuk mendapat masukan dari fraksi dan komisi-komisi di lembaga legislatif itu.
"Mereka datang karena ingin tahu dimana letak gedung DPRD, apa saja (fasilitas) yang ada di gedung ini, dan lain-lain," jelas Ketua Fraksi Golkar Ashraf Ali kepada wartawan.
Melihat antusias rekan-rekan separtainya itu untuk menjadi wakil rakyat, ketua umum PP Ikatan Alumni Universitas Bung Karno ini mengaku optimis bahwa target partainya untuk meraih 22 kursi Dewan, akan terpenuhi.
"Tapi kalau hanya mendapt 18 kursi, kami sudah senang," imbuhnya.
Ashraf mengakui, dari alat kelengkapan Dewan (AKD) seperti komisi, juga fraksi, para Caleg Golkar mendapat banyak sekali masukan yang dapat disampaikan kepada masyarakat selama berkampanye. Salah satunya dan yang dianggap paling krusial adalah masalah kesejahteraan yang antara lain meliputi masalah pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan.
Ashraf sendiri maju lagi di Pileg mendatang melalui Dapil DKI Jakarta VII yang meliputi Kecamatan Setia Budi, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Pesanggrahan, dan Cilandak, Jakarta Selatan.
Ada 10 kursi yang diperebutkan oleh puluhan Caleg dari 16 partai peserta Pemilu dari Dapil ini, termasuk Golkar, namun Ashraf mengatakan, ia optimis akan kembali terpilih menjadi anggota DPRD untuk periode 2019-2024.
Pasalnya, meski KPU menggunakan sistem Dapil, namun Golkar menggunakan sistem distrik.
"Dengan sistem ini, saya hanya fokus pada dua dari lima kecamatan di Dapil VII," pungkasnya. (rhm)







