Bojonegoro, Harian Umum - Pasangan calon nomor urut 1 di Pilpres 2024, yaitu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) rupanya memang memiliki magnet yang sangat kuat bagi masyarakat Indonesia yang menginginkan perubahan.
Apalagi karena Anies yang mantan gubernur DKI Jakarta juga dikenal sebagai sosok yang cerdas dan agamis.
Terbukti, setelah di Lampung, Sumatera Selatan dan daerah-daerah lain, ratusan pegusaha Bojonegoro, Sabtu (20/1/2024), juga deklarasi mendukung AMIN.
Deklarasi itu dilakukan dalam acara Bojonegoro Business Series #01 yang diselenggarakan DPD Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) Bojonegoro berkolaborasi dengan IIBF Pusat, di Gedung Islamic Centre, Bojonegoro, Jawa Timur.
"Bismillahirrahmanirrahim, kami pengusaha Bojonegoro saat ini berkumpul dan berkonsolidasi untuk mendukung pemenangan pasangan nomor urut 1, yaitu Bapak Anies Baswedan dan Bapak Muhaimin Iskandar sebagai presiden Republik Indonesia periode 2024-2029. Pilih nomor satu, AMIN, AMIN, AMIN," kata pengusaha berjumlah sekitar 700 orang itu dengan dipimpin moderator.
Penasehat DPD IIBF Bojonegoro H Muhadi mengatakan, pihaknya mendukung AMIN karena selain menginginkan perubahan bagi Indonesia, juga karena ingin negara ini dihormati bangsa lain.
"Kami yakin pasangan amin akan dapat membawa perubahan untuk bangsa indonesia ke.depan supaya bisa bersaing dengan bangsa-bangsa lain, bisa dihormati bangsa-bangsa lain, dan kita sangat berharap sekali perubahan untuk bangsa Indonesia," katanya.
Hal senada dikatakan Ketua DPD IIBF Bojonegoro Eko Hadisusilo. Ia bahkan berharap jika AMIN memimpin Indonesia untuk periode 2024-2029, nilai-nilai Islam bisa diterapkan di Indonesia.
"Kita mendukung Anies karena Beliau adalah salah satu tokoh yang dari segi intelektual dan agamanya sangat kuat. Insya Allah. Harapannya, dengan dipimpin orang yang memiliki intelektual dan agama yang kuat, Indonesia bisa maju dan nilai-nilai Islam mungkin bisa diterapkan," katanya.
Seperti diketahui, selama hampir 10 tahun memimpin Indonesia, terhitung sejak 2014, Presiden Jokowi dinilai gagal, karena semua sektor mengalami penurunan, termasuk indeks korupsi dan juga di bidang sosial di mana di era Jokowi justru muncul islamophobia.
Dari tiga Paslon yang bertarung di Pilpres 2024, hanya AMIN yang mengusung perubahan, sentara Paslon.nomor urut 2 Prabowo-Gibran dan nomor urut 3 Ganjar-Mahfud justru ingin melanjutkan kebijakan-kebijakan Jokowi, termasuk melanjutkan proyek IKN yang kontroversial itu. (rhm)






