Jakarta, Harian Umum - Pakar Telematika Roy Suryo meminta Polda Metro Jaya membenahi sistem persuratan atau administrasi.
Pasalnya, sebelumnya ada berita bahwa mantan Ketua KPK Abraham Samad mangkir dari pemeriksaan terkait laporan Jokowi tentang Ijazahnya yang dicurigai palsu.
Dalam berita yang dipublikasikan sejumlah media itu, Samad dijadwalkan diperiksa pada Jumat (9/5/2025) bersama Michael Sinaga, host channel YouTube Sentana TV, akan tetapi tidak datang
Michael diketahui datang ke Polda untuk klarifikasi pada Rabu (14/5/2025).
"Saya juga menyayangkan karena ada beberapa yang disebut-sebut namanya, seperti Abraham Samad, yang dikatakan mangkir. Padahal, yang bersangkutan belum menerima surat (undangan klarifikasi)," kata Roy saat jeda klarifikasi di Direskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (15/5/2025).
Hari ini ada dua orang yang memenuhi undangan klarifikasi terkait laporan Jokowi pada tanggal 30 April 2025 silam. Satu lagi adalah Dokter Tifauzia Tyassuma.
Roy pun menyarankan agar Polda Metro Jaya memperbaiki sistem persuratan atau administrasi, agar tidak lagi terjadi seperti yang dialami Samad
"Lebih baik sistem persuratan atau administrasi di Polda Metro Jaya diperbaiki. Jangan sampai mengorbankan teman-teman yang memang belum menerima surat undangan klarifikasi, termasuk Bang Rismon (pakar Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar, red) yang juga disebut mangkir, padahal juga belum.menerima surat undangan klarifikasi," tegas Roy.
Sebelumnya, sejumlah media mengabarkan bahwa penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang saksi berinisial AS (Abraham Samad) dan MS (Michael Sinaga) dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Namun, keduanya tidak memenuhi panggilan penyidik pada Jumat (9/5/2025).
Abraham sempat mengklarifikasi pemberitaan ini dengan mengatakan bahwa pihaknya belum menerima surat dari Polda Metro Jaya.
"Saya ingin menginformasikan bahwa sampai detik ini saya belum pernah menerima undangan dari Polda Metro Jaya berkaitan dengan kasus ijazah Pak Jokowi,” kata Samad dalam keterangannya, Selasa (13/5/2025).
Ia juga mengaku heran dengan pemberitaan yang menyebut dirinya mangkir dari panggilan pihak kepolisian karena menurutnya, ia tidak memiliki keterkaitan dengan kasus ini..
“Dan terus terang, saya heran mendengar informasi ini karena saya tidak ada hubungannya dengan kasus ijazah Pak Jokowi,” tegasnya. (rhm).


