Way Kanan, Harian Umum - Tim pemenangan Pasangan balon Bupati dan Wakil Bupati Arjuna ( Juprius dan Rina ) mengadukan ke Bawaslu Way Kanan, perihal dugaan kampanye terselubung oleh oknum ASN, Rabu (30/9).
Dalam pengaduan tersebut disebutkan bahwa
oknum Kepala Dinas Koperasi dan UKM Way Kanan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) serta Sekretaris Dinas Pendidikan diduga sebagai koordinator pertemuan setengah siluman para oknum ASN yang notabene para guru dan kepala sekolah, bertempat di Kampung Pisang Baru, Kecamatan Bumi Agung, Minggu (27/9).
Dalam Vidio yang telah viral di medsos ini, oknum tersebut telah berani secara terang - terangan mengatakan bahwa pertemuan ini adalah pertemuan setengah siluman, kalau kita tidak satu visi dan misi tentunya kita tidak akan bertemu dan berkumpul disini.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga diutarakan, bahwa kegiatan yang harus mereka lakukan dalam setiap pertemuan harus mengikuti aturan KPU, yakni hanya sebanyak 50 orang.
Tujuannya tidak lain untuk memudahkan berkoordinasi dalam rangka mensukseskan Pilkada, kita namakan gerakan ini gerakan senyap atau setengah siluman.
Sementara itu oknum sekretaris Dinas Pendidikan Way Kanan Raminto, juga terang - terangan mengatakan, bahwa pertemuan ini untuk memohon doa restu dan dukungannya dari para oknum ASN, dimulai dari lingkungan keluarga, dan lingkungan sekitar, serta tempat kerja.
"Kami akan mengikuti perkembangan temuan ini, tindakan apa yang akan dilaksanakan oleh Bawaslu, bukti fisik sudah jelas, kita tunggu aja hasilnya," tegas Edi Supratman. ( Narto )







