Teheran, Harian Umum - Iran belum merespon keinginan Amerika Serikat (AS) yang disampaikan melalui Pakistan, bahwa negara adidaya itu ingin kembali bernegosiasi setelah gagal berunding pada 11 April 2026 di Islamabad.
Iran masih meradang karena AS tetap memblokade perairannya, sehingga Selat Hormuz yang sempat dibuka setelah Lebanon dan Israel melakukan gencatan senjata selama 10 hari, ditutup kembali.
"Iran belum mengambil keputusan untuk mengirimkan delegasi negosiasi ke Islamabad, dan menekankan bahwa tidak akan ada pembicaraan selama blokade angkatan laut AS masih berlaku," kata Tasnim News Agency, Senin (20/4/2026).
Kantor berita semi-resmi Iran ini menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh, diketahui kalau pertukaran pesan antara Iran dan AS terus berlanjut dalam beberapa hari terakhir melalui perantara Pakistan, setelah berakhirnya putaran pertama negosiasi.
"Pertukaran pesan ini pada dasarnya merupakan kelanjutan dari proses yang sama yang terjadi selama putaran awal pembicaraan—proses yang pada akhirnya gagal karena tuntutan dan ambisi Amerika yang berlebihan," kata Tasnim.
Sejak berakhirnya negosiasi tersebut, perantara Pakistan terus menyampaikan pesan antara kedua pihak selama periode terakhir.
Tim negosiasi Iran telah menggarisbawahi bahwa selama deklarasi Presiden AS Donald Trump mengenai blokade angkatan laut terhadap Iran masih berlaku, tidak akan ada negosiasi. (man)







