Jakarta, Harian Umum - Sebanyak 18 siswa SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, dan seorang gurunya dilarikan ke RSUD Koja dan RSUD Cilincing setelah diseruduk mobil pengantar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bernomor polisi B 2093 UIU, Kamis (11/12/2025) pagi.
"Ada 15 korban yang ada di Rumah Sakit Cilincing, RSUD Cilincing, dan ada 4 orang yang ada di Rumah Sakit Koja," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz kepada media.
Dari keterangan Kasat Lantas Jakarta Utara, Kompol Ridha Aditya, diketahui kalau mobil pengangkut itu awalnya melewati SDN Kaibaru 01, akan tetapi kemudian memutar balik dan menabrak gerbang, serta nyelonong masuk ke halaman sekolah.
Menurut detikcom, saat mobil berwarna putih itu menabrak pagar dan nyelonong masuk halaman sekolah, di situ para guru sedang membariskan para siswa dalam rangka kegiatan literasi membaca di halaman sekolah.
Maka, begitu mobil berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) itu nyelonong ke arah mereka, semua berhamburan menghindari, akan tetapi 18 siswa dan seorang guru terlambat menghindar, mereka diseruduk.
"Seperti yang ada di CCTV, (mobil itu) menabrak pagar sekolah sehingga siswa yang ada di dalam sekolah juga tertabrak," kata Kasat Lantas Jakarta Utara.
Sopir mobil itu, juga pendampingnya, saat ini sedang diperiksa di Polsek Cilincing untuk mengungkap alasan mengapa mobil itu nyelonong begitu, akan tetapi diduga mobil mengalami rem blong.
Sopir pengganti
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jakarta Utara, Sahrul Gunawan Siregar, dalam keterangannya kepada detikcom menjelaskan, sopir mobil itu bukan sopir yang biasa mengendarai mobil itu.
"Itu sopir pengganti," katanya.
Ia juga mengatakan bahwa SPPG yang mengkontribusikan menu MBG dengan mobil itu di bawah Yayasan Darul Esti. (man)






