Jakarta, Harian Umum -- Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan bahwa semua hal ada etikanya.
Hal itu dikatakan Cak Imin untuk menjawab Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming dalam Debat IV Pilpres 2024 yang mempertarungkan semua Cawapres, termasuk Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD.
Yang ditanyakan Gibran adalah soal lithium ferro phosphate (LFP). Gibran mengatakan istilah itu sering disampaikan oleh Co-Captain AMIN Thomas Lembong.
Cak Imin lalu menjawab bahwa debat Cawapres bukan soal tebak-tebakan istilah, tapi persoalan kebijakan.
"Tenang Pak Gibran, semua ada etikanya termasuk kita diskusi di sini, bukan tebak-tebakan definisi, singkatan. Kita levelnya adalah policy dan kebijakan," kata Cak Imin.
"Prinsipnya sederhana, semua kembali ke etika Pak Gibran," sambung Ketua Umum PKB itu..
Cak Imin kemudian kembali membeberkan gagasannya dan menyindir soal kebiasaan Gibran yang kerap memberi istilah asing dalam Debat Cawapres. Di akhir pernyataannya, Cak Imin menyinggung soal ijazah palsu.
"Intinya bukan hanya etika lingkungan, bahwa etika forum ini adalah policy yang berharga. Saya ragu kalau kita tebak-tebakan definisi di sini, kita ini levelnya SD, SMP atau jangan-jangan ijazah kita palsu semua di sini? Ini mengagetkan, kalau tebak-tebakan bukan di sini levelnya, di sini kebijakan kita memimpin negara," ungkap Cak Imin.
Seperti diketahui, pada Minggu (21/1/2024), KPU menggelar debat keempat untuk para Cawapres di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta.
Tema yang diangkat untuk debat ini adalah tentang pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa. Debat dipandu oleh dua moderator perempuan, yakni Jurnalis SCTV Retno Pinasti dan Jurnalis Metro TV Zilvia Iskandar. (man)







