Jakarta, Harian Umum- Ketua KPU Pusat Arief Budiman memastikan bahwa segmen keempat pada Debat Capres II di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019) petang nanti akan menjadi segmen yang istimewa.
"Kami menyebutnya sebagai Debat Eksploratif, karena pada segmen ini kedua Capres dapat saling bertanya dan saling jawab dalam waktu yang cukup panjang, yakni 16 menit," katanya kepada TVOne, Minggu (17/2/2019) pagi.
Ia menambahkan, melalui Debat Eksploratif ini diharapkan masyarakat akan mendapatkan gambaran yang jelas tentang visi misi Capres dan kapasitasnya, karena pada Debat Capres II ini kedua Capres, baik Jokowi maupun Prabowo Subianto, tidak diberi kisi-kisi, sehingga apa yang mereka sampaikan murni dari kepalanya sendiri dan dari pemahaman serta wawasannya tentang materi yang diperdebatkan.
Materi yang diperdebatkan untuk segmen ini, kata Arief, akan dipilih kedua Capres dari empat bidang yang dibahas dalam debat ini, yakni infrastruktur, lingkungan hidup, sumber daya alam (SDA), energi dan pangan.
"Jadi, nanti akan diundi bidang mana yang akan mereka pertanyakan kepada Capres lawannya," jelas Arief.
Arief bahkan mengaku tak tahu pertanyaan apa saja yang sudah disiapkan tujuh panelis untuk Jokowi dan Prabowo untuk segmen lainnya, karena pertanyaan-pertanyaan itu disusun oleh panelis dan masih dirahasiakan, termasuk kepada moderator.
"Pertanyaan-pertanyaan itu baru akan disampaikan kepada moderator menjelang debat," jelasnya.
Soal persiapan, Arief mengaku sudah 99%, karena pada Sabtu (16/2/2019) malam telah dilakukan gladi kotor yang dihadiri tak hanya oleh ketujuh panelis dan moderator, tapi juga oleh tim sukses Jokowi dan Prabowo.
"Siang ini kita akan melakukan gladi resik," imbuhnya.
Arief juga mengatakan, untuk menjaga fokus publik terhadap kedua Capres yang berdebat, layout arena debat diubah, sehingga jika pada debat I posisi pendukung Capres berada di belakang Capres yang didukung, pada debat II dipindah ke area dimana pengunjung yang lain berada, alias di depan stage.
"Pada debat II ini kita juga akan menayangkan video untuk materi yang diperdebatkan. Ini juga layout baru, karena di debat I tidak ada," tegasnya. (rhm)







