Jakarta, Harian Umum - Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) Rico Sinaga mengingatkan anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak untuk penuh damai dan kasih saat perayaan Natal. Menurutnya, pamer Penghargaan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah sah dan valid meski dikritik Gilbert.
"Ini kan suasana natal, harusnya dia memberikan statemen damai dan kasih. Suasana natal, bagi orang Kristen itu orang bermusuhan saja harus ada kedamaian. Ada upaya - upaya perdamaian, jangan asbun begitu. Kalau. engkritisi itu yang berkelaslah," ujar Rico, di Jakarta, Minggu (27/12).
Menurutnya, Anies Baswedan masih menjalani isolasi usai Terpapar Covid-19 belakangan ini. Namun, katanya, Anies Baswedan ingin memotivasi PNS dan masyarakat Jakarta bahwa Jakarta mendapat banyak prestasi meski sedang dilanda Covid-19.
"Penghargaan itu pantas saja diperlihatkan, sebagai rasa syukur dan valid. Tujuannya pak Anies itu kan memperlihatkan saja. Kalau nggak salah, itu posisi lagi isolasi. Di situ nggak ada komentar apa-apa, wajar saja pamer," katanya.
Dia berharap, Partai oposisi seperti PDI-P dan PSI harus fair dan objektif saat mebgkritisi Anies Baswedan. Sebab, ucapnya, terkait Covid-19 ini banyak negara maju yang mengalaminya. Bahkan, Inggris sedang menjalani lockdown dan kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia ada di Jawa Timur.
"Kalau soal Covid-19, banyak negara besar juga kena, Inggris malah sekarang sedang lockdown, malah Jawa Timur sekarang paling tinggi. Kalau nyerang Anies soal Covid-19 Gilbert ini nggak pas. Situasi seperti Covid-19 ini, harusnya Gilbert ini harus memberikan statement sejuk," jelasnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak memberikan selamat atas pencapaian sistem digital Pemprov DKI Jakarta. Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memamerkan penghargaan itu dianggap tidak peka atas masalah yang diderita masyarakat bawah.
"Mempertontonkan tiga buah plat pencapaian terkesan hanya pamer ego pribadi pada saat masyarakat butuh pemimpin di DKI saat ini," ujar Gilbert, di Jakarta, Minggu (27/12). (hnk)





