Jakarta, Harian Umum - Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, dua partai pengusung pasangan Capres yaitu PDIP dan Gerindra menuai dampak positif pada Pemilu 2019.
"Survei ini juga menunjukkan bahwa jika pemilu legislatif dilaksanakan saat survei ini, maka dua partai formatur (pengusung kandidat Capres) mendapat pengaruh coattail effect, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) (24.1%) adalah partai yang paling dipilih publik, disusul Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) (19.3%)," kata Panggi di Jakarta, Selasa (9/4/2019).
Karena itu PDIP, Panggi melanjutkan, PDIP berpotensi menjadi pemenang pada Pemilu 2019. "Hal itu disebabkan asosiasi yang kuat terhadap figur presiden incumbent Jokowi. Selain itu dengan digelar secara serentak Pilpres dab Pileg 2019, menciptakan bekerjanya struktur coattail effect, yaitu potensi tergiringnya suara pemilih capres terkuat untuk memilih partai pengusung dan pendukung," ucap Panggi.
Partai lainnya diluar PDIP dan Gerindra, Panggi mengungkapkan ektabilitasnya berada di bawah 10 persen. "Pada posisi berikutnya Partai Golongan Karya (Golkar) (9.5%), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)(6.1%), Partai Demokrat (PD) (5,7%), Partai Nasional Demokrat (NASDEM) (4,3%), Partai Amanat Nasional (PAN)(4,1%)," terang Panggi.
Survey Voxpol Center Research and Consulting ini digelar sejak 18 Maret- 1 April 2019 dengan mengunakan metode multistage random sampling. Toleransi kesalahan (margin of error) sebesar kirang lebih 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan 1600 responden di 34 provinsi. Pembagian responden dilakukan secara berimbang antara laki-laki dan perempuan dengan persentasi 50 : 50. (Zat)







