ADA BANYAK hikmah yang dipetik umat Islam dari kisah Nabi Ibrahim As, khususnya terkait ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT.
-----------------------------
Oleh: Kaspudin Nor
Advokat, akademisi, Mediator, Komisioner Komisi Kejaksaan RI Priode II, Anggota Dewan Pakar Ucmi,
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, La Illaha Illallahu Wallahu Akbar, Allahu Akbar Wa lillahil hamdu.
Kisah Nabi Ibrahim As sebagaimana diperintahkan oleh Allah menyembelih putranya yang juga seorang nabi yang bernama Ismail As, sesungguhnya Allah SWT sedang menguji dan mengajarkan umat manusia untuk beribadah dan taat kepada perintah Allah.
Selain itu, melalui kisah Nabi Ibrahim sesungguhnya Allah juga mengajarkan kepada manusia agar mau berjuang Ikhlas, sabar serta rela berkorban semata- mata karena Allah,
Rangkaian kisah Ibrahim juga telah ditunjukan atas ketaatan Nabi Ismail As. Selain keimanannya kepada Allah, juga sebagai ketauladan seorang anak yang patuh dan hormat kepada seorang ayahnya walaupun harus mengorbankan nyawanya,
Kisah Nabi Ibrahim juga memberikan contoh bagi umat manusia dalam kehidupan keluarga yang beriman dan bertaqwa, sehingga Ibrahim dan istri-istrinya serta anak-anaknya diberikan kekuatan mental dan akhlaq yang baik, hidup rukun dalam keluarga, kemudian Allah berikan Nabi Ibrahim anak-anak dan keturunan yang soleh sebagaimana Nabi Ismail yang dilahirkan oleh Siti Hajar dan Nabi Ishaq As dilahirkan oleh Siti Zahra yang selanjutnya Nabi Ishaq memiliki anak yang juga seorang nabi, yaitu Ya'qub As. Begitu juga Nabi Ya'qub As kemudian memiliki anak yang juga seorang nabi, yaitu Nabi Yusuf As. Oleh karena itulah, sehingga Ibrahim dijuluki bapak para nabi dan dalam sholat umat muslim senantiasa selain selalu memberi salam kepada Rasulullah Muhammad SAW, juga memberikan salam kepada Nabi Ibrahim As.
Kisah Nabi Ibrahim banyak mengandung hikmah, karena pengorbanan Ibrahim dan Ismail adalah bentuk perjuangan manusia dalam mencapai kebahagiaan yang didasari dengan Iman dan ketaqwaan manusia kepada Allah SWT, yang kemudian diimplementasikan melalui hewan kuban di Hari Idul Adha oleh umat Islam. Hikmahnya antara lain adalah bahwa dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat, manusia diajarkan agar sentiasa saling mengasihi dalam kebersamaan dan kebahagiaan.
Perjalanan kisah Ibrahim tersebut menghasilkan pelajaran yang sangat luas, selain mengajarkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, juga membuka wawasan yang luas antara sesama manusia, baik secara individu maupun manusia sebagai mahluk sosial.
Dalam aspek kenegaraan, khususnya di bidang ekonomi dan politik dalam maupun luar negeri, hikmah kurban juga dapat dilihat melalui ibadah haji dan umroh ke Tanah Suci Mekah yang di dalamnya terdapat aktivitas diplomatik dan jalinan tali silahturahim serta ukuwah Islamiyah antarunat Islam dengan tanpa memandang suku, bangsa dan negara. Mereka semua berkumpul dalam taqwa dan keimanan kepada Allah SWT.
Selamat Hari Raya Idul Adha, semoga kisah Nabi Ibrahim menjadi tauladan buat kita dan semoga juga pahala kurban dari ibadah Haji seluruh umat Islam di dunia di terima oleh Allah SWT, Aaminn.[]







