Denpasar, Harian Umum - Tiga pria asal Australia ditetapkan menjadi tersangka kasus penembakan dua pria yang juga berasal dari Australia, di sebuah vila di Desa Munggu, Kecamtan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, yang menewaskan seorang di antaranya.
Mereka yang ditembak adalah ZR (33) yang menjadi korban tewas, dan SG (35).
Ketiga warga Australia yang dijadikan tersangka berinisial DFJ (37), CM (23), dan TPM (37).
"Jadi, saat ini sudah diamankan tiga tersangka dan beberapa barang bukti yang diduga dipakai untuk melakukan perbuatan penembakan tersebut," kata Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dalam konferensi pers di Polres Badung, Rabu (18/6/2025).
Ia menjelaskan, ketiga tersangka ini ditangkap di lokasi yang berbeda. DJF ditangkap di Bandara Internasional Soekarno Hatta saat hendak meninggalkan Indonesia, sedangkan CM dan TPM ditangkap di Singapura.
Ketiga tersangka saat ini ditahan di Polres Badung.
Meski demikian, Daniel mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami untuk mengetahui motif, peran ketiga tersangka saat penembakan dilakukan, dan darimana senjata api yang digunakan, didapat.
"Jadi, masih pengembangan, akan tetapi dari beberapa alat bukti petunjuk memang sudah mengarah ke tiga orang tersebut," katanya.
Barang bukti yang disita Polda Bali dari kejadian ini adalah 17 selongsong peluru, 2 proyektil utuh, dan 55 pecahan proyektil, peluru berukuran 9 milimeter, satu palugada, enam unit motor, dua unit mobil, tas, sejumlah uang mata asing, paspor dan foto korban.
Para tersangka dijerat Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 tentang pembunuhan, Pasal 351 tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dan UUD Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api.
Seperti diberitakan sebelumnya, ZR dan SG ditembak pada Sabtu (14/6/2025) sekitar pukul 24.15 Wita. Penembakan ini diketahui istri ZR yang berinisial GJ (29), dan istri SG yang berinisial DN.
ZR tewas di kamar mandi, tempat di mana dia ditembak, sementara SG saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit di Kuta, Bali.
GJ mengatakan, saat kejadian ia sedang tidur di kamar, dan kemudian terbangun karena mendengar teriakan suaminya.
Dalam ketakutan, GJ yang tak berani keluar kamar, mengintip dari balik selimut dan melihat seorang pria mengenakan jaket oranye terang dan helm hitam mendatangi kamar mandi di mana suaminya berada, dan kemudian menembakinya.
Kasus ini sempat menggegerkan Bali, karena korbannya merupakan warga negara asing. (man)


