Bogor, Harian Umum- Kian dekat hari pencoblosan Pemilu 2019 yang jatuh pada 17 April, relawan Harry Ara, Caleg DPRD Kota Bogor dari Partai Gerindra untuk daerah pemilihan (Dapil) Tanah Sareal, makin gencar melakukan pendekatan kepada warga agar dapat mendulang suara.
"Target kami Kang Harry mendapatkan 7.027 suara," kata Ketua Relawan Sahabat Harry Ara, Heriadi, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima harianumum.com, Selasa (2/4/2019).
Pria yang akrab di panggil Abah Heri ini menjelaskan, dengan perolehan suara sebanyak itu, Kang Harry akan dapat melenggang ke Gedung Wakil Rakyat, dan ia meyakini target itu akan tercapai karena jumlah Relawan Sahabat Harry Ara sekitar 707 orang dan mereka tersebar di 11 kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal.
Setiap relawan, katanya, mendapat tugas untuk mengajak keluarga dan rekannya minimal 10 orang untuk mencoblos Kang Harry, dan ia yakin tugas ini tidak berat karena para relawan itu bergabung dengan Kang Harry dengan sukarela.
"Mereka bergabung sebagai relawan karena panggilan jiwa dan tanggung jawab sosial untuk dapat memiliki anggota Dewan yang memahami hukum, aktif berperan di masyarakat, dan sangat dekat dengan masyarakat. Semua kriteria ini ada pada Kang Harry karena dia seorang pengacara yang tergabung dalam Perhimpunan Adokat Indonesia (PERADI) dan merupakan anggota Tim Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas (TP4) Kota Bogor di era periode pertama Walikota Dr Bima Arya," jelas Abah Heri.
Abah tidak meragukan militansi para relawan itu karena selain telah bergabung sejak setahun lalu, dan hingga kini konsisten menjalankan tugasnya, juga karena di antara para relawan ada yang merupakan kawan lama Kang Harry dalam pergaulan maupun dalam berkecimpung di dunia aktivis, karena Kang Harry merupakan Ketua Dewan Pembina Gerakan Rakyat Bogor Bersatu (GRB2).
Satu hal yang juga disebut Abah Heri menguntungkan Kang Harry adalah naiknya pamor Gerindra seiring dengan makin menanjaknya elektabilitas Prabowo Subianto, ketua umum Partai Gerindra yang juga capres nomor urur 01 pada Pilpres 2019, sehingga Gerindra kini menjadi partai primadona yang diprediksi bakal meraih suara terbanyak di berbagai daerah, termasuk di Kota Bogor.
"Karena itu saat melakukan sosialisasi, kami tak lupa memberitahu warga agar jangan salah pilih. Saya katakan kepada mereka bahwa patokannya adalah surat suara berwarna hijau, ada lambang partai Gerindra, dan coblos nomor tujuh yang merupakan nomor urut Kang Harry," jelas Abah Heri.
Dihubungi terpisah, Kang Harry Ara mengatakan bahwa dirinya telah menyampaikan komitmen dan rencana dalam lima tahun ke depan jika ia terpilih menjadi anggota DPRD Kota Bogor.
"Sekarang tinggal bagaimana masyarakat Tansa (Tanah Sareal). Apakah ingin perubahan ke arah yang lebih baik, atau terjebak pada iming-imingi yang disertai pemberian materi atau barang dari Caleg lain yang tentu melanggar hukum karena merupakan money politics," katanya.
Menurut Kang Harry, jika warga Tansa ingin punya wakil rakyat yang selalu dekat di hati dan peduli, maka pilihlah dirinya.
"Komitmen saya jika terpilih adalah akan bersama warga melalui wadah Forum Warga Tanah Sareal, dalam menjalankan tugas dan fungsi Dewan yakni legislasi, penganggaran dan pengawasan, karena saya paham kebutuhan warga dan akan memenuhinya," pungkas mantan staf ahli di Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta ini. (rhm)







