Jakarta, Harian Umum-Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, Chaidir mengungkapkan ada empat gedung pemerintahan ditutup karena pegawainya terpapar Covid-19. Keempat gedung itu adalah blok G Balai Kota, Gedung Teknis Jatibaru, Gedung Dinas Kesehatan dan Kantor Walikota Jakarta Selatan.
Meski demikian, pihaknya memastikan pendopo Balai Kota yang notabene ruang kerja Gubernur DKI Jakarta tetap steril Covid-19. Menurutnya, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta selalu melakukan tes swab secara rutin.
"(Pendopo) Enggak (ditutup), steril itu, bapaknya sehat. Kalau pendopo kena, kamu (wartawan) di tes. Beliau pasti melakukan swab setiap waktu, gak mungkin kan beliau pejabat tertinggi, pejabat utama, pejabat pembina kepegawaian dan sebagau pejabat kepala daerah," ujar Chaidir, di Jakarta, Kamis (17/9).
Namun, dia enggan menjelaskan secara rinci periode 5es swab gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta itu. Menurutnya, penjadwalan tes swab kepala daerah diketahui oleh Dinas Kesehatan. Pihaknya memastikan, setiap tamu gubernur yang datang ke ruang pendopo telah mengikuti protokol kesehatan secara ketat.
"Kan yang masuk semua harus protokol covid, tamu mau masuk diukur suhunya cuci tangan dlu, jaga jarak, yang datang pasti orang sehat. Beliau yang tamu-tamu itu sudah tes sendiri, secara pribadi. Artinya kan ketika mereka masuk, kita sudah menggunakan protokol covid," katanya.
Setiap tamu, tegasnya, harus dicek suhu tubuhnya saat memasuki pintu gerbang Balai Kota dan wajib pakai masker. Setelah turun dari kendaraan, pihaknya juga mewajibkan para tamu cuci tangan di tempat yang telah disediakan dan diterapkan phisical distancing.
"Sejauh itu sehat, tidak ada masalah, kan penyebaran covid melalui droplet, droplet melalui komunikasi tanpa tutup mulut. Jangan salah persepsi," tegasnya. (hnk)






