JAKARTA, HARIAN UMUM – Pemprov DKI Jakarta diminta untuk mengetatkan pengawasan di saat libur panjang. Pengetatan pengawasan terutama harus dilakukan di wilayah perbatasan. Hal itu dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta M. Arifin.
“Warga banyak yang beraktivitas di luar rumah saat libur panjang dengan pariwisata dan sangat minim pengawasan akibatnya kurang mematuhi penerapan 3M jaga jarak menggunakan masker dan mencuci tangan,” kata Arifin dalam keterangannya, Rabu (2/9/2020).
Arifin juga meminta kepada masyarakat agar menahan diri meskipun libur panjang. “masyarakat tidak bisa menahan diri untuk berwisata karena dalam masa libur panjang. Mereka menghabiskan waktu liburan dengan berwisata namun abai terhadap protokol kesehatan,” ungkapnya.
Karena itu Arifin menduga banyaknya masyarakat yang keluar kota jadi libur lebaran menjadi salah satu penyebab kenaikan kasus Covid-19 di ibukota. “Kami sangat prihatin, seharusnya ini tidak perlu terjadi," tuturnya.
Seperti diketahui terjadi lonjakan kasus kopi di ibu kota selama dua hari berturut-turut, yakni 30 dan 31 Agustus. Bahkan penambahan kasus positif Covid-19 di Ibu Kota melampaui angka 1.000.
Kasus komplit melampaui angka 1000 tersebut menjadi yang pertama sejak terjadi penularan kasus Covid-19 pertama di Ibukota. (Zat)







