Jakarta, Harian Umum - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai KPK sekarang menjadi alat untuk membungkam pengeritik pemerintah. Ini terlihat dari adanya tebang pilih dalam penyelidikan yang dilakukan oleh KPK.
Menurut Hidayat memberikan contoh sudah jelas terindikasi korupsi namun justru tak ditindaklanjuti. Misalnya kasus pembelian lahan RS. Sumber Waras dimana Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyatakan ada kerugian negara.
"KPK Tidak jadi corong untuk membungkam orang-orang kritis terhadap Pemerintah," tutur Wakil Ketua MPR RI itu seusai menjadi pembicara di diskusi madrasah anti korupsi di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/6/2017).
Selain itu ia memberikan contoh yang sedang viral diseretnya nama mantan Ketua Umum PAN Amien Rais dalam korupsi alat kesehatan.
"Misalnya, ketidakadilan. Kalau tiba-tiba nama Pak Amien Rais disebut. Sementara itu sangat jelas dan Pak Soetrisno Bachir sudah
menjelaskan bahwa itu adalah bantuan dari beliau dan tidak ada hubungannya dengan bu Siti Fadilah apalagi dengan korupsi," ujarnya.
Dia berharap KPK, seharusnya bisa betul-betul membuktikan pemberantasan korupsi secara profesional, adil, jujur, tidak tebang pilih, serta tak mengkriminalisasi pihak-pihak tertentu.
Kami di PKS jelas mendukung KPK dalam pemberantasan korupsi itu terlihat dari PKS tak mengirimkan wakil ke Panitia Khusus (Pansus) Angket kepada KPK.







