Harian Umum, - Kemenangan dicapai Pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Pramono-Rano di Pemilihan kepala daerah DKI 2024 disambut niat kuat membangun Kota Jakarta secara bersama-sama.
Bahkan, Prasetyo Edi Marsudi sebagai ketua harian Team Pemenangan Ramono-Rano memperjelas, kemenangan itu harus disertai untuk kerja keras untuk kesejahteraan masyarakat.
"Hal pertama yang hendak kami kerjakan dalam kurun waktu dekat yaitu mengunjungi Pj gubernur Jakarta. Silaturahmi dan sampaikan poin utama," tutur pria yang dekat dipanggil Pras itu ke harianumum.com, Jumat (13/12/2024), di Jakarta Pusat.
Pihaknya, sambung Pras, harus selekasnya mengunjungi Pj gubernur untuk perform pelayanan yang lebih bagus untuk masyarakat Jakarta, sebelum Pasangan Pramono-Rano dikukuhkan dan berkantor di balaikota.
Tidak lupa, Pras berterima kasih ke semua aparat sipil negara (ASN) di lingkup DKI Jakarta yang sudah membantu proses penyelenggaraan Pemilihan kepala daerah 2024.
"Terima kasih ke Pj gubernur, DPRD, pimpinan perangkat daerah, walikota, camat, lurah, RW, RT, tokoh agama, tokoh warga, tokoh Betawi, tokoh pemuda, seniman, dan semua warga DKI Jakarta yang sudah membantu kelancaran penerapan Pemilihan kepala daerah," papar Pras.
Disamping itu, Pras minta ke semua petinggi dan ASN Pemerintah provinsi DKI supaya menjaga kesolidan dan kestabilan dan membuat keadaan aman saat sebelum pengukuhan Pramono-Rano sebagai gubernur dan wagub dipilih.
"Pemerintah harus terus aman dan terbangun. Karena itu kami meminta supaya Pj gubernur DKI Jakarta tidak lakukan perubahan jabatan s/d dilantiknya gubernur dan wagub DKI Jakarta dipilih pada Februari 2025," pungkas ketua DPRD DKI Jakarta 2019-2014 tersebut.
Jika inginkan perubahan pejabat, lanjut Pras, Pj gubernur DKI harus sesuaikan dengan ketetapan Pasal 71 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 mengenai Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.
"Karena itu dengan hormat, kami minta kearifan dan peraturan dari Mendagri supaya tidak memberi persetujuan tertulis jika Pj gubernur DKI Jakarta mengajukan usul perubahan di lingkungan Pemerintah provinsi DKI Jakarta," katanya.
Tujuan tidak dilakukan perubahan saat sebelum pengukuhan gubernur-wakil gubernur, tambah Pras, sebagai sisi dari menjaga kondusivitas penyelenggaraan pemerintah di DKI Jakarta saat Pemilihan kepala daerah.
Di lain sisi, kata Pras, poin utama yang perlu menjadi perhatian semua ASN di Pemerintah provinsi DKI Jakarta yaitu hadapi beragam masalah yang ditemui sekarang ini.
Diantaranya, ketersedian stock pangan dan kestabilan Harga menjelang Natal dan Tahun Baru sampai permasalahan dalam hadapi cuaca dimusim hujan.
"Optimis tersedianya pangan dan harga terbangun dan keadaan aman dimasing masing daerah," tegas ia.
Pras menambah, pengakuan itu adalah sikap dari gubernur dan wagub dipilih. Ingat banyaknya desas-desus yang berkembang akhir-akhir ini.
"Pengakuan ini berkaitan dengan informai mengenai kegundahan di kelompok ASN yang kami terima. Infonya bakal ada perubahan petinggi oleh Pj gubernur dalam kurun waktu dekat," ungkapkan Pras.
Meskipun begitu, Pras mengingati Kembali supaya kelompok ASN di Pemerintah provinsi DKI masih tetap semangat melayani warga. "Kita kawal pembangunan DKI Jakarta di depan," tandas ia.







