Jakarta, Harian Umum- Ambisi poros ketiga yang dimotori Partai Demokrat untuk mengusung pasangan Jusuf Kalla (JK) - Agus Harimurti Yudhoyono, kandas, karena JK menolak.
"Saya kan audah bilang, saya ingin istirahat. Saya capek," katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/7/2018).
Wacana poros ketiga untuk mengusung JK-AHY diakui Ketua DPP Partai Dekokrat Jansen Sitindaon, Selasa (12/6/2018).
"Betul. JK-AHY ini salah satu opsi yang sedang Demokrat pikirkan untuk Koalisi Kerakyatan. Ini pasangan ideal," katanya.
Jika wcana ini terwujud, JK akan mencatat rekor baru karwna menjadi orang pertama yang melawan "bosnya" higga dua kali.
Pada Pilpres 2009, JK berpasagan dengan Wiranto menghadapi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SHY) - Boediono. Pada periode 2004-2009, JK merupakan Wapres SBY.
Jika pada 2019 JK berpasangan dengan AHY, maka ia akan berhadapan dengan Jokowi dan Cawapres-nya, sementara saat ini politisi senior Golkar tersebut merupakan Wapres Jokowi. (man)





