Jakarta, Harian Umum - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani berharap taman kota bisa menjadi wadah para siswa untuk menuangkan ekspresi dan menghasilkan karya terbaiknya.
Hal itu diungkapkan Rany usai menghadiri pembukaan ruang seni siswa dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional di Anjungan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat.
“Taman ini diharapkan bisa menjadi wadah, menjadi tempat anak-anak yang butuh tempat untuk berekspresi,” ujar Rany, Jumat (25/7).
Ia berharap, para siswa sekolah bisa menggunakan delapan lokasi taman yang sudah resmi dibuka menjadi ruang seni siswa secara optimal.
Delapan taman itu tersebar di lima wilayah kota. Masing-masing yakni di Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Tebet Eco di Jakarta Selatan.
Lalu, Taman Lapangan Banteng dan Taman Menteng di Jakarta Pusat. Taman Kota Cattleya Jakarta Barat, Taman Rukem Jaya Jakarta Timur, serta Taman Gorontalo Jakarta Utara.
“Anak-anak bisa menggunakan taman yang ada di Jakarta untuk menghasilkan karya-karya dan prestasi,” kata Rany.
Menurut dia, para siswa tak hanya di gedung sekolah untuk mengembangkan ekspresi seni.
Taman kota juga bisa menjadi ruang alternatif untuk memunculkan ide-ide kreatif. Apalagi ditunjang dengan suasana tenang dan nyaman.
“Silahkan berkegiatan di taman. Tidak selalu harus di dalam sebuah gedung untuk menghasilkan prestasi dan karya,” ucap Rany.
Ia juga berharap taman kota bisa menekan tingkat stres yang kini banyak dialami anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah.
“Apresiasi setinggi-tingginya program ini sangat memikirkan kondisi anak, karena sekarang isu mental health sangat kencang. Semoga mereka jadi punya wadah anti depresi,” tutur Rany.
Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Dina Masyusin. Ia sangat setuju terhadap kebijakan taman kota di buka 24 jam.
Warga khususnya para siswa, harap dia, bisa mengoptimalkan penggunaan taman sebaik-baiknya untuk hal positif.
“Sangat bagus Jakarta membuka taman 24 jam buat siswa berkarya,” imbuh Masyusin.
“Maka peluang prestasi yang akan timbul dari siswa itu akan lebih tinggi. Komisi E sangat mendukung program ini,” tukas dia.






