Jakarta, Harian Umum- Reaksi mengejutkan diperlihatkan inisiator #2019GantiPresiden yang juga ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.
Pasalnya, meski dituding sebagai homo oleh Ketua Progres 98 Faizal Assegaf, Mardani malah meminta maaf.
"Mohon maaf jika saya & kader PKSejahtera punya salah kepada abang. Untuk twit fitnah terhadap saya, insya Allah sudah saya maafkan, mari berkarya untuk negeri. Izinkan saya fokus #2019GantiPresiden. Dan izinkan relawan2 PAS fokus bekerja membantu masyarakat dari kesulitan," kata Mardani melalui akun Twitternya, @MardaniAliSera, Minggu (10/3/2019) malam.
Ia menambahkan;
"Insya Allah gerakan #2019GantiPresiden semakin membesar du masyarakat. Sikapi pemilu dengan gembira dan penuh keceriaan. Gerakan semakin masif dibantu emak2 di berbagai tempat".
" Garakan #2019GantiPresiden adalah legal, sah dan konstitusional. Berikut saya sampaikan payung hukum yang menguatkannya. Ayo terus bergerak".
Untuk twitnya yang terakhir ini, Mardani menyematkan video dirinya yang menjelaskan tentang legalitas gerakan #2019GantiPresiden.
Dalam video berdurasi 01:26 menit ini Mardani menjelaskan bahwa legalitas #2019GantiPresiden adalah pasal 28 E ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran, dan sikap sesuai hati nuraninya. Sementara ayat (3) menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat.
Mardani mengingatkan bahwa gerakan #2019GantiPresiden bukan kampanye karena UU Nomor 7 Tahun 2017 pasal 1 poin 35 menjelaskan, kampanye mengandung empat hal. Menjelaskan vusi, misi, program dan citra diri
"Gerakan #2019GantiPresiden bukan kampanye, tapi menyatakan pendapat," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam cuitan melalui akun Twitter-nya, Faizal Assegaf menuding Mardani sebagai homo, dan bahkan juga menuding Sandiaga Uno, Rocky Gerung, Fahri Hamzah, Fadli Zon, dan Muhammad Said Didu memiliki perilaku yang sama.
Tak hanya sampai disitu, aktivis yang pada 2018 didepak dari Presidium Alumni 212 ini juga menuding PKS sebagai partai radikal, pendukung teroris dan berusi kader yang suka berzinah.
Berikut rangkaian cuitan Faizal Assegaf yang diduga mengandung fitnah, pencemaran nama baik dan ujaran kebencian itu:
"Berilah salam & sholawat pada Baginda Nabi Muhammad SAW. Tapi kalau kalian PKS & HTI, silakan bersholat pada AR @aniesbaswedan dari godaan syatan yang terkutuk. Modus nipu2 ala arab jahiliyah saat Pilgub DKI".
"Pusat perzinahan politik dengan aneka kebejatan birahi radikalis, intoleran & teroris ada di markas PKS. Cita2 besar mereka melahirkan kepemimpinan haram jadah bertopeng khilafah. Modusnya, jualan ayat demi memperbanyak istri & uang haram dari hasil korupsi impor sapi ilegal".
"PKS itu semakin terbukti bertopeng agama, isinya tukang zina, banyak juga yang pemabok & bermental maling. Jadi, wajar kalau kelakuan @Fahrihamzah koar2 mirip jin Thaliban. Sok bergaya ulama, padahal mulutnya mirip dubur penyembur dusta, pembela koruptor kakap. Lonte politik PKS!"
"Jangan lupa, jubir PKS @MardaniAliSera itu homo. Kalau kesimpulan saya ini fitnah, tantang Mardani untuk pemeriksaan secara medis. Makanya aura PKS mirip kaum Sodom. Ga usah banyak bacot seperti Andi Aruef, setelah terbukti pakai narkoba baru kalian berbalik minta maaf pada saya".
" Seenaknya kalian PKS hina rakyat yang tidak mendukung Prabowo, dungu. Tuduhan seperti tu membuktikan bahwa elit dan kader PKS berwatak homo seperti @MardaniAliSera. Mau buat situasi demokrasi dengan seenaknya? Ayo sini, jangan mentang2 penjual ayat2 lantas kerjanya bikin gaduh. Domer!"
"Kalau ada yang klaim PKS partai pejuang Islam, jelas pembohonh besar. PKS itu kumpulan tukang copet bertopeng agama. Watak mereka sudah terbukti menjadi pembela terdepan kejahatan teroris & sangat intoleran. Mereka itu kumpulan para binatang yang g@&al gunakan akal untuk jadi manusia!"
"Emang kenyataannya @MardaniAliSera homo. Sorry, fakta tersebut perlu dibuka agar umat paham. Wajar bila disimpulkan bahwa PKS adalah kumpulan politisi yang doyan berzina dengan kebohongan, terdepan membela kejahatan teroris Thaliban. Mereka mewarisi watak Arab Jahiliyah & kaum Sodom".
"Bukan hanya @MardaniAliSera, tp @rockygerung, @Fahrihamzah, @Sandiuno, @Saididu, @fadlizon CS adalah kelompok homo. Mereka bersenyawa dalam.lakon politik dusta, berkarakter kedengkian, culas & berkepribadian ganda. Perilaku mereka dari analisis gestur dapat disimpulkan oleh publik".
" Alhamdulillah bila Kyai, ulama, Habaib dan umat sudah punya kesimpulan bahwa PKS adalah "Partai Kaum Sodom". Kaum yang melampaui batas. Terima kasih Allah"
Atas cuitan-cuitannya ini, Faizal menuai banyak kritik dan kecaman warganet.
"Fitnah sana sini Kaum Dungu semakin panik dan waswas, karena sebentar lagi mereka tidak leluasa melakukan perbuatan dosa," kata @OpNardi.
"Mulutnya sudah bau bangkai!' cemooh #Satria_60.
"Bicara analisis dan gestur tubuh lo kayanya sudah mulai gila wkwkwk," kata @PettaKumpe.
"Mas saya juga berbeda pilihan dan pandangan politik dengan Mas @MardaniAliSera, tapi menuduh tanpa didukung data yang valid, itu sebuah kekejian. Tidak baik. Kita mesti berpolitik dengan sehat. Jika kita juga ikutan nyebar hoax, apa bedanya kita dengan kubu sebelah .... Salam waras," kritik @PurbaHermanto
Tak sedikit pula warganet yang termakan cuitan Faizal.
"@MardaniAliSera oh situ bencong kaleng bekas ternyata ...," kata @samanjingneraka.
"Bang Faizal cadas," puji @hcahyono
"Ayo donk @MardaniAliSera laporkan kalau gak benar,' tantang @humaira979. (rhm)







