Jakarta, Harian Umum - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi kinerja petugas kebersihan di Ibukota atau yang dikenal sebagai pasukan orange. Sebab paska aksi massa 21-22 Mei, menyisakan tumpukan sampah di sejumlah titik di wilayah Jakarta Pusat seperti jalan MH. Thamrin, jalan Sabang, jalan Kebon Sirih hingga jalan Kemanggisan Kemanggisan.
Hal tersebut disampaikan Anies melalui akun Twitternya @aniesbaswedan, Jum'at (24/5/2019).
"Mereka bekerja dalam senyap saat mayoritas kita terlelap. Menyapu sambil merasakan perihnya sisa-sisa gas air mata yg masih menempel di aspal" tulis Anies.
"Mari berterima kasih kepada #pasukanoranye dengan bersama-sama menjaga kebersihan ibu kota kita," lanjutnya.
Menurut Anies sudah mrnjadi tanggung jawab Pemprov DKI untuk memastikan kebersihan Ibukota.
"Setelah dibersihkan mungkin hari ini atau besok akan kotor lagi, kalaupun itu terjadi maka kami akan bersihkan lagi," ujarnya
"Tugas kami bukan mengeluh dan menyalahkan siapapun, tanggung jawab kami adalah memastikan ibu kota ini selalu bersih, setiap hari," katanya.
Seperti diketahui aksi massa menolak hasil Pemilu dilakukan di dua lokasi yaitu di depan Gedung Bawaslu di jalan MH. Thamrin dan Petamburan, Jakarta Barat. Usai aksi massa tersebut, sampah seperti botol air mineral, kardus, kayu, batu, kaca dan lainnya tampak berserakan di sepanjang jalan. (Zat)






