JAKARTA, HARIAN UMUM - Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengijinkan PKL berdagang di trotoar disambut positif kalangan wakil rakyat Kebon Sirih.
Sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta mendukung rencana Anies tersebut. Kebijakan memperbolehkan PKL berjualan di trotoar dinilai bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan. Namun sebelum diterapkan, Anies diminta membuat regulasi untuk mengatur keberadaan PKL di trotoar.
"Bagus itu, kita harus dukung itu (mengijinkan PKL berjualan di trotoar). Dengan begitu, rakyat kecil bisa meningkatkan pendapatan," kata Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Lukman Hakim kepada wartawan, di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (10/9/2019).
Namun Lukman menyarankan sebelum kebijakan itu diterapkan, sebaiknya Gubernur Anies membuat peraturannya terlebih dahulu. "Tapi harus ada regulasi yang mengaturnya dulu," tegasnya.
Lukman menambahkan, kebijakan mengijinkan PKL berdagang di trotoar akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil. Hal itu juga akan berdampak pada ekonomi secara keseluruhan. "Kalau jadi diijinkan, pasti akan ada dampaknya. Warga bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Itu akan berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan," tukas Lukman.
Hal senada juga dikatakan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco. Kata Basri, kebijakan tersebut perlu mendapat dukungan karena berkaitan dengan peningkatan masyarakat kecil
Namun Basri menyarankan kebijakan tersebut perlu dikaji secara matang sebelum dilaksanakan. "Kita ikut dukung, tapi sebaiknya jangan terburu-buru melaksanakan kebijakan itu. Perlu dikaji dulu, lalu peraturannya nanti dibuat seperti apa," ujarnya.
Sebelumnya Ketua Fraksi Nasdem Wibi Andrino juga mendukung rencana Anies memperbolehkan PKL berdagang di trotiar di DKI. "Orang mau cari nafkah jangan dihalang-halangi. Saya kira kebijakan itu bagus. Kita sepakat untuk mendukung kebijakan itu," kata Wibi, Senin (9/9/2019) lalu.
Menurut Wibi, di Sejumlah negara, pemerintah menata keberadaan PKL meskipun berdagang di trotoar. "Sewaktu kunjungan ke negara lain seperti Ekuador, Amerika, PKL diperbolehkan berdagaang di trotoar. Termasuk para seniman jalanan juga menunjukan aksinya di trotoar," terang Wibi.
Sebagai informasi,Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana akan menyulap seluruh ruas trotoar Ibukota Jakarta seperti kota-kota lain di dunia seperti New York, Amerika Serikat.
Anies mengatakan, di banyak negara maju, ruas jalan trotoar juga digunakan untuk kegiatan ekonomi. Karena itu masyarakat diminta tidak memandang, trotoar hanya untuk pejalan kaki.
Jangan sampai kita berpandangan trotoar harus steril dari PKL, tidak. Bahkan bukan hanya tercantum dalam peraturan Kementerian PUPR saja, di seluruh dunia di kota modern dan maju juga trotoar digunakan untuk kegiatan multi purpose," kata Anies kepada wartawan usai meresmikan ruang baca di stasiun MRT Lebak Bulus, Minggu (8/9/2019) lalu. (Zat)






