Jakarta, Harian Umum - Angka pemilih Golongan Putih (Golput) pada Putaran kedua Pilkada DKI 2017 diperkirakan bakal menurun di bawah 20 % dari sebelumnya sebesar 23 %. Hal itu disampaikan Direktur Indomatrik Husein Yazid.
"Ada kecenderungan peningkatan minat masyarakat Jakarta untuk terlibat pada pencoblosan putaran kedua nanti," kata Husein saat merilis hasil Survey Indomatrik di Jakarta, Minggu (16/4/2017).
Salah satu faktor penyebab angka Golput menurun kata Husein adalah debat terakhir kedua pasangan calon yang digelar akhir pekan lalu. Setelah menyaksikan debat terakhir, masyarakat yang sebelumnya antipati pada Pilkada DKI akhirnya berminat untuk ikut berpartisipasi.
"Jadi, setelah melihat visi-misi yang dipaparkan paslon Cagub-Cawagub, terjadi kecenderungan peningkatan minat untuk terlibat pada pencoblosan putaran kedua nanti," ujarnya.
Husein melanjutkan dari survey juga didapati sekitar lima persen kelompok golput menyatakan akan berpartisi pada putaran kedua. "Begitu pula kelompok suara Agus-Sylvi juga tetap akan mencoblos," tambahnya.
Perlu diketahui survey Indomatrik dilakukan dengan jumlah responden 440 sampel yang tersebar di lima kota dan satu kabupaten yang terdiri dari 44 kecamatan atau 113 kelurahan. Dengan margin eror 4,8 persen.







