Jakarta, Harian Umum - Rumah anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 15.00 WIB diserang, dihancurkan dan dijarah massa.
Dari video yang viral di berbagai platform media sosial, termasuk YouTube, terlihat massa mendatangi rumah Sahroni yang memiliki gerbang setinggi sekitar dua meter, sambil berteriak-teriak untuk melampiaskan kekesalan mereka atas pernyataan Sahroni yang sempat mengatakan bahwa demonstran yang ingin membubarkan DPR adalah tolol.
Banyak kata-kata kasar yang mereka lontarkan terhadap politisi NasDem itu, dan setibanya di rumah mewah tersebut, mereka melempari rumah itu dengan batu.
Sahroni dan keluarga diketahui tak berada di rumah, karena dari berita yang beredar, dia dan istri beserta anaknya telah terbang ke luar negeri sejak kemarin, di tengah demonstrasi menuntut DPR dibubarkan, yang berujung kisruh di DPR dan meluas menjadi kerusuhan di mana-mana, bahkan sampai merembet ke berbagai daerah, termasuk Solo, setelah seorang pengemudi Ojol bernama Affan Kurniawan tewas karena dilindas Brimob dengan kendaraan taktis Barakuda di Pejompongan, Kamis (28/8/2025) malam.
Juga di tengah kontroversi pernyataan yang membuat DPP Partai NasDem mencopotnya dari jabatan wakil ketua Komisi III DPR, dan "turun derajat" menjadi anggota komisi itu
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, massa berdatangan ke rumah Ahmad Sahroni mengendarai sepeda motor.
Mereka langsung memasuki gang permukiman di . Massa langsung berunjuk rasa di depan rumah Ahmad Sahroni.
Di rumah itu, saat massa menyerang, hanya ada pembntunya yang tak bersedia membukakan pintu pagar.
Massa yang beringas melempari kaca di lantai dua rumah Sahroni, tapi tak kunjung pecah. Mereka juga menendangi pintu pagarnya, tapi juga tak roboh. Salah seorng dri mereka lalu memanjat pagar dan merusak CCTV yang berada di dinding pembatas dengan rumah tetangga, dan menghadap ke jalan.
Tak lamaa setelah itu, pagar rumah Sahroni roboh, dan massa menyerbu masuk. Mereka menghancurkan sebuah mobil listrik yang parkir di garasi, dan menghancurkan apapun yang ada di dalamnya, termasuk sekat antara ruang depan dengan ruang tengah yang terbuat dari kaca
Mereka menjarah apapun yang ada di rumah itu, termasuk kopor, alat treatmil, televisi, bahkan uang dolar. Tak ada polisi yang terlihat, kemudian datang aparat TNI untuk membubarkan nssa, tapi tak berhasil. (rhm)


