St Petersburg, Harian Umum - Presiden Prabowo Subianto hari ini, Kamis (19/6/2025), bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Constantine atau Konstantinovsky, St Petersburg, Rusia.
"Yang Mulia Bapak Presiden. Saya sangat senang bertemu bapak presiden di St. Petersburg," kata Putin ketika menyambut kedatangan Prabowo sebagaimana dikutip dari alun YouTube Sekretariat Presiden (Setores).
Prabowo yang didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya nampak merespon dengan hangat dan wajah yang menyiratkan kegembiraan.
Mereka lalu duduk bersisian di.kursi yang terpisah dengan.meja di tengahnya, sementara ara pejabat Rusia tampak duduk berderet di sisi depan Putin, dan jajaran delegasi Indonesia di sisi Prabowo.
Dalam dialog yang terjadi, Putin antara lain mengungkap pertemuannya dengan Prabowo tahun lalu, sebelum Prabowo dilantik sebagai Presiden RI pada Oktober 2024.
"Kami sudah bertemu di Moscow sebelum inagurasi Presiden tahun lalu," katanya.
Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Putin atas undangan khusus yang diberikan kepadanya. Mantan Menteri Pertahanan itu juga berterima kasih karena Rusia telah mengirim utusan untuk hadir saat dirinya dilantik menjadi presiden.
"Terima kasih yang mulia Presiden Putin, Saya ingin menyampaikan terima kasih saya, penghargaan saya atas undangan ini hari ini, dan penerimaan yang begitu baik diberikan kepada saya dan delegasi saya," ujarnya.
"Saya juga terima kasih sekali lagi sebelum saya dilantik saya sudah diterima pada tahun lalu dan ini adalah kunjungan resmi saya sebagai presiden Republik Indonesia. Juga terimakasih saya kepada Bapak Presiden mengirim utusan senior untuk menghadiri pelantikan saya," lanjut Prabowo.
Belum diketahui apa yang akan dibahas Prabowo dan Putin, akan tetapi untuk bertemu pemimpin Rusia tersebut, Prabowo batal menghadiri pertemuan G-7.
Sebelum bertemu Putin, Prabowo juga telah menerima telepon dari Presiden AS Donald Trump beberapa hari lalu, ketika masih di Jakarta.
Pertemuan Prabowo dan Putin ini terjadi di tengah kian.panasnya perang Iran kontra Israel, di mana AS berpihak ke Israel, sementara Rusia diketahui merupakan sekutu Iran. (rhm)


