Washington, Harian Umum - Pentagon merilis identitas enam anggota kru pesawat pengisian bahan bakar udara KC-135 milik negaranya yang jatuh di barat Irak pada Kamis (12/3/2026).
Namun, Pentagon membantah klaim.Iran bahwa pesawat itu jatuh karena terkena sistem pertahanan udara Perlawanan Irak yang pro Iran
Dilansir Times of Israel, Minggu (15/3/2026), keenam awak pesawat yang semuanya tewas tersebut adalah John Klinner (33) dari Auburn, Alabama; Ariana Savino (31) dari Covington, Washington; Ashley Pruitt (34) dari Bardstown, Kentucky; Seth Koval (38) dari Mooresville, Indiana; Curtis Angst (30) dari Wilmington, Ohio; dan Tyler Simmons (28) dari Columbus, Ohio.
"Menurut pihak berwenang, pesawat itu jatuh bukan disebabkan oleh "tembakan musuh"," kata Times of India.
Dengan tewasnya keenam kru pesawat pengisian bahan bakar itu, menurut media tersebut, maka total tentara AS yang tewas selama berperang melawan Iran bersama Israel, menjadi setidaknya 13 orang.
"Menurut para pejabat Pentagon, kecelakaan pesawat itu masih dalam penyelidikan, tetapi Komando Pusat AS sebelumnya menyatakan bahwa "hilangnya pesawat itu bukan karena tembakan musuh atau tembakan dari pihak sendiri"," kata Times of India lagi.
Sebelumnya diberitakan, Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya Iran pada Jumat (13/3/2026), mengabarkan bahwa salah satu pesawat pengisian bahan bakar udara AS terkena sistem pertahanan Perlawanan Irak di barat Irak, dan jatuh.
"Seluruh personel pesawat itu tewas," katanya.
AS sendiri sempat mengabarkan bahwa pesawat itu hilang, sementara pesawat yang satu lagi dapat mendarat dengan selamat. (man)







